<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Moslemanswer's Blog</title>
	<atom:link href="http://moslemanswer.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://moslemanswer.wordpress.com</link>
	<description>Menjawab Fitnah Terhadap Islam</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Apr 2010 05:39:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='moslemanswer.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Moslemanswer's Blog</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://moslemanswer.wordpress.com/osd.xml" title="Moslemanswer&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://moslemanswer.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pemahaman Aneh Di Kalangan Masyarakat Tionghoa</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2010/04/25/pemahaman-aneh-di-kalangan-masyarakat-tionghoa/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2010/04/25/pemahaman-aneh-di-kalangan-masyarakat-tionghoa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Apr 2010 05:39:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, salah seorang rekan saia, yang juga seorang pengusaha tionghoa terkenal di wilayah tempat saia tinggal, akhirnya memutuskan menjadi mualaf. Saia beberapa kali berdiskusi dengan beliau sebelum dan sesudah menjadi mualaf. Rupanya, ada satu fenomena aneh yang berkembang di tengah rekan-rekan tionghoa. Yaitu bahwa apabila mereka masuk Islam, maka mereka percaya mereka akan jatuh miskin. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=44&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, salah seorang rekan saia, yang juga seorang pengusaha tionghoa terkenal di wilayah tempat saia tinggal, akhirnya memutuskan menjadi mualaf. Saia beberapa kali berdiskusi dengan beliau sebelum dan sesudah menjadi mualaf.</p>
<p>Rupanya, ada satu fenomena aneh yang berkembang di tengah rekan-rekan tionghoa. Yaitu bahwa apabila mereka masuk Islam, maka mereka percaya mereka akan jatuh miskin. Karena masuk Islam berarti keluar dari ajaran leluhur dan tidak boleh membawa harta benda. Artinya, mereka meramalkan semua tionghoa yang memeluk Islam akan jatuh miskin. Sungguh aneh bukan?</p>
<p>Satu hal lagi adalah, dengan masuk Islam berarti mereka akan meninggalkan kebiasaan mengkonsumsi babi. Rupanya di kalangan mereka juga beredar pendapat bahwa mereka akan jadi bego atau bodoh apabila tidak mengkonsumsi daging babi ini. Entah sejak kapan ada korelasi antar mengkonsumsi daging babi dengan kecerdasan otak manusia. Semakin aneh bukan?</p>
<div id="gmessage_text_827257">Saia tidak tahu semenjak kapan pemahaman seperti ini berkembang. Saiapun baru tahu karena rekan / sahabat saia ini baru terbuka setelah menjadi mualaf. Menurut beliau hal inilah yang membuat rekan-rekan tionghoa agak berat memeluk agama Islam.</p>
<p>Semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua dan sahabat-sahabat semua agar kita dapat meluruskan pemahaman keliru ini bersama-sama.</p></div>
<p><img src="http://www.kaskus.us/images/misc/progress.gif" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/44/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/44/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=44&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2010/04/25/pemahaman-aneh-di-kalangan-masyarakat-tionghoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.kaskus.us/images/misc/progress.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Islam dan Teroris</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2010/03/22/islam-dan-teroris/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2010/03/22/islam-dan-teroris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 06:30:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizkilesus</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[“Islam is the only civilization which has put survival of the West in doubt ,and it has done at least twice” Samuel P Huntington,penbasihat politik terkemuka pemerintah AS Begitu komunisme dianggap runtuh,dengan tempo yang cepat diskusi –diskusi tentang “ancaman islam”a tau ‘bahaya islam’ bermunculan.Dalam bukunya yang sudah tidak asing lagi di Dunia Internasional,seorang Ilmuwan politik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=41&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“Islam is the only civilization which has put survival of the West in doubt ,and it has done at least twice”</em></p>
<p>Samuel P Huntington,penbasihat politik terkemuka pemerintah AS</p>
<p>Begitu komunisme dianggap runtuh,dengan tempo yang cepat diskusi –diskusi tentang “ancaman islam”a tau ‘bahaya islam’ bermunculan.Dalam bukunya yang sudah tidak asing lagi di Dunia Internasional,seorang Ilmuwan politik dari Harvard,Samuel P,Huntungton dalam “the clash of civilization and Remaking  of Word Order mengarahkan Barat untuk memberi perhatian khusus kepada Islam.Hanya Islamlah satu-satunya peradaban yang berpotensi besar menggoncang peradaban Barat,sebagaimana dibuktikan dalam sejarah.</p>
<p>Pasca peristiwa 11 September 2001,gejala ini makin menjadi-jadi .Masalahnya bukan terletak pada aspek kajian ilmiah yang jujur dan adil.tetapi kajian,analisis yang memunculkan “ Islam militant sebgai musuh utama Barat”, dimanfaatkan untuk memberikan legitimasi berbagai kebijakan politik  dan militer AS dan Negara-negaraBarat lainya,yang ujungnya adalah mengejar kepentingan-kepentingan politik,bisnis,ekonomi,dengan menggunakan jargon-jargon demokrasi,liberalisasi,dan Hak Asasi Manusia.</p>
<p>Munculnya mitos-mitos aneh selepas tragedi WTC 2001 seperti cerita tentang bahaya Osama Bin Laden dan terorisme sudah begitu bercampur dengan mitos melegenda.Adalah sebuah Negara yang memiliki angkatan perang terkuat dalam sejarah umat manusia ,seperti AS ,justru menajdikan Osama Bin Laden menjadi musuh utamanya.Seolaholah Osama mampu meruntuhkan Negara adikuasa itu.Osama lenyap bak orang ditelan bumi,jika memang Osama dianggap sebagai musuh besar umat manusia,bukankah bertahun-tahun AS dan sekutunya merupakan penyokong utama Osama Bin Laden?(bisnis,dan melawan rusia) Dalam kasus  ini tampak kebijakan politik pragmatis bisa mengalahkan aspek ideologis.</p>
<p>Perubahan hubungan AS dan Al Qaeda menunjukkan,aspek ideologis dikesampingkan,demi kepentingan temporal.Meskipun Al Qaeda dibantu AS dalam menghadapi musush bersama –Uni Sovyet- tetapi setelah runtuhnya Sovier,al Qaeda  yang oleh pers Barat sebelumnya disebut sebut dengan istilah “mujahidin” kemudian ganti dimitoskan oleh AS sebagai “musuh dunia” yang paling berbahaya ,bahkan lebih berbahaya dari Uni Sovyet.</p>
<p>Mitos-mitos ancaman terorisme Islam –khususnya – Al Qaeda ini senarnya lebih banyak berkaitan dengan masalah”kepentingan” Ancaman mungkin ada,tetapi jika Al Qaeda dijadikan musuh yang lebih berbahaya dari Soviet,tentu saja itu menjadi sebuah mitos.Dan mitos yang berkembang sekarang ini mulai mengarah kepada suaru wacana yaitu “ Islam Teroris”,sebuah mitos yang sedang dibangun setelah komunis runtuh,membuat wajah baru,menggantikan wajah lama.</p>
<p>Jika trauma –trauma yang dialami barat terhadap Islam dimasa lalu ,memang telah menciptakan mitos-mitos ketakutan terhadap Islam.maka tidaklah aneh jika sensitivitas perasaan masyarakat disanan dengan mudah dieksploitasi untuk kepentingan politik</p>
<p>Dan dalam kebijakan dan kepentingan politiknya AS melakukan pendekatan terhadap Islam dengan dua wajah, dan dalam kasus perang melwawan terorisme, dukungan AS akan diberikan kepada Negara-negara  yang menunjukkan dukunganterhadap kebijakan AS dalam memerangi Terorisme,sedangkan bagi yang tidak mendukung kebijakan AS  pun ada perlakuan khusus.Apa yang dilakukan AS dibelahan bumi ini dapat dilihat dalam perspektif upaya AS untuk memelihara hegemoni imperialnya di berbagai belahan bumi,termasuk juga kebijakan “anti terorisme”.Dengan menggalan dukungan Internasional,pilihan AS untuk menetapkan Osama Bin Laden  sebagai “teroris nomor wahid” tentu bukan tanpa perhitungan.<br />
Sebagaimana yang dinasehatkan Samuel P.Huntington dan ilmuwan lain seperti Bernard Lewwis ,hanya “peradaban Islam” yang dilihat sebagai potensi ancaman serius bagi “peradaban barat”.Didukung trauma historis Barat terhadapa Islam pada masa lalu yang menjadikan Islamifobia ,dipoles dengan “kepentingan” menjadikan tampak nyata bahwa wacana terorisme  ini menjadi sorotan dunia</p>
<p>Definisi Terorisme yang Kabur</p>
<p>“Terorisme” Kata ini muncul kembali setelah tragedi 11 September 2001 oleh AS yang diberitakan berulang-ulang. Secara  politis,AS menggunakan tangan PBB untuk menghancurkan apa yang disebut terorisme.Setelah Resolusi PBB 2001, DK –PBB meminta agar anggotanya  menolak uang,dukungan,maupun perlindungan terhadap teroris,lalu keluar lagi Resolusi 28 Oktober 2001 yang intinya masih sama .Resolusi ini sama sekali tidak secara khusus mendefinisikan apa itu seorang teroris,dan tidak juga mengidentifikasi seseorang yang diduga melakukan serangan ke AS.</p>
<p>Lagi-lagi masalahnya adalah “definisi yang objektif” tentang terorisme”.Siapa yang disebut terrorism dan harus dijatuhkan sangsi atasnya?AS telah mencap organisasi-organisasi dunia sebagai teroris.Jika Hamas saja dicap teroris karena memperjuangkan kemerdekaan Palestina,apakah Israel yang jelas-jelas menerapkan berbagai “kekerasan” tidak masuk kategori teroris?Ketidakjelasan definisi semacam ini jelas berbahaya,sebab akan mamakan korban yang tidak selayaknya.Seperti kasus Bosnia,dimana  Serbia membantai umat muslim,walaupun mereka hidup dengan damai dan lebih condong ke barat.</p>
<p>Harian terkemuka di timur tengah Al Syarqul Awsath menulis, Amerika serikat menimbulkan masalah baru karena konsep terorisme melebar kemana-mana.Dunia Arab mengusulkan AS agar menyepakati definisi dan maksud terorisme.”Mendefinisikan terorisme merupakan satu cara untuk keluar dari perang jangka panjang yang melelahkan,Kita berharap agar kejadian di Irak menyadarkan kelompok konservatif di Washington”<br />
Sejak AS melancarkan “perang melawan terorisme” banyak pemimpin Negara berpikir serius tentang hal itu agar jangan sampai tidak mendapat restu dari AS.</p>
<p>Maka,demi mempertahankan kekuasaan,berbagai paradox akitab konsep “terorisme” terpaksa dibairkan terjadi.Seperti Pakistan dapat melakukan tindakan yang kontradiktif dengan Taliban,padahal sebelumnya Pakistanlah yang mendukung dan turut membesarkan Taliban,tetapi semakin kesini Pakistan memburu Taliban dan mengikuti jejak AS.Paradoks seputar Terorisme banyak terjadi ,karena dari awal tidak jelasnya terorisme sendiri  apa yang dilakukan AS terhadap Irak,pengeboman atas Afganistan(tentunya lebih besar dari 11 september) dapat disebut juga sebagai teroris.</p>
<p>Kenyataanya,dilapangan ,pengertian “teroris”,”militan” tidaklah jelas dan sangat bias,tergantung kepda kepentingan.Seorang pakar peradaban dari Timur Francis Fukuyama mencatat: Islam radikal ,yang tidak toleran terhadap semua bentuk keragaman dan suara berbeda,telah menjadi kaum fasis dizaman kia.Merekalah yang sedang kita lawan”</p>
<p>Jika miltian islam,radikal islam merupakan musuh Barat paling utama saat ini,sehingga menurut Fukuyama harus diperangi,harus dilawan,maka timbul kembali pertanyaan,siapa sajakah yang disebut “militant” atau “radikal” itu? Dan apakah dunia bisa secara fair dan adil menerapkan definisi itu untuk semua jenis manusia,bangsa,dan Negara? Apakah standar teroris, radikalis ini lagi-lagi dapat diterapkan secara adil?<br />
Lagi-lagi dunia Internasional kebingungan menjawab pertanyaan –pertanyaan seperti ini,jika menilik sejarah dan fakta yang ada sekarang.Bagi AS mudah saja menjawab pertanyaan seperti ini seperti pidato di Kongres 20 September 2001<br />
“Setiap Bangsa di semua kawasan kini harus memutuskan: Apakah Anda bersama kami,atau Anda bersama Teroris.Sejak hari ini bangsa manapun yang masih menampung atau mendukung terorisme akan diperlakukan oleh Amerika Serikat sebagai Rezim Musuh”</p>
<p>Dengan seperti ini,menguatkan pandangan bahwa AS leluasa menerapkan berbagai kebiajan untuk mebuat “hitam” diatas  “putih”.Tidak ada area abu-abu,yang ada hanyalah hitam dan putih.Maka terjadilah cap mengecap seperti Iran,Korea Utara,Irak sebagai “Poros Setan” dan menyatakan secara terbuka ketiganya merupakan target perang AS melawan terorisme.Kenyataanya AS bersama Zionis Israel adalah satu-satunya Negara didunia yang mempraktikan terorisme( kekerasan) Negara terhadap rakyat dan pemerintahan yang tidak mau menuruti keinginannya</p>
<p>Peran Media Masa</p>
<p>Media masa juga menjadi bagian penting dari penyebaran kerancuan dan definisi tentang terorisme dalam kaitannya dengan Islam.Sebagai contoh adalah pemberitaan media massa di Indonesia tentang “kelompok Abu Sayyaf di Filipina.Kompas menggunakan istilah beragam untuk Abu Sayyaf ,yaitu “kaum militant,dan sebelumnya menggunakan istilah “kelompok gerilya muslim “.Pada hari sebelumnya menggunakan “gerilyawan separatis”.Sedangkan pada 2002,Media Indonesia  menggunakan istilah “kelompok pemberontak,Koran  tempo menggunakan “gang penculik” sedangkan pada esoknya tempo tidak menggunakan julukan apapun ,dan hanya meggunakan sebutan “Kelompok Abu Sayyaf”.Sedangkan republika menggunakan “kelompok gerilyawan Abu Sayyaf”</p>
<p>Istilah “militan”dan “gerilyawan Muslim” yang digunakan kompas yang telah dicap sebagai kelompok “penculik”,”perompak”,pemberontak ,separatis, sadar atau tidak berkaitan dengan pembentukan citra islam.Mengapa? Karena pada saat yang sama,Kompas tidak menyebut “teroris yahudi”pada Israel dan “pembantai Kristen” pada tokoh-tokoh yang melakukan terorisme di Serbia,atau kasus pemboman WTC di Oklahoma City tahun1996.</p>
<p>Pada perang teluk 1991,Angkatan Udara AS menjatuhkan 88000 ton bom di Irak,jumlah yangs etara dengan 7 kali lipat yang dijatuhkan di Hirosima.Dalam bukunya dibalik keterlibatan CIA,Williem Oltmans mengatakan tidak memberitakan peristiwa Pengadilan Kejahatan Perang Amerika di newyork ,yang dihadiri 22 hakim dari 18 negara bagian,Keputusan pengadilan itu menetapkan AS dan para pejabat terasnya dinyatakan bersalah atas 19 tuduhan kehatan perang<br />
Dengan keputusan pengadilan itu,mengapa George Bush senior tidak dijuluki oleh media massa sebagai”militan Kristen”? Jika osama saja yang dicurigai sebagai otak penghancur gedung WTC sudah dicap “militant” dan “teroris”, begitupun Abu Sayyaf yang muslim dicap sebagai “gerilya muslim” “militant”,mengapa Ariel Sharon yang  jelas bertanggung jawab pada pembantaian warga Palestina  tidak disebut-sebut sebagai “militan “ atau “teroris yahudi”,mengapa banyak media massa tidak memberi gelar seperti itu?</p>
<p>Rekayasa informasi global itulah yang sekarang terus berlangsung ,melalui media-media massa global,masyarakat global diveri ketidakberdayaan dalam berbagai hal menghadapai hegemoni informasi.Kepentingan-kepentingan Barat ,dapat diwujudkan seperti ekonomi dan industrinya menjadi “selera dunia” terjadilah homogenitas cara berpiki,menjadikan orang yang makan di produk AS menjadi bangga,atau kesamaan pakaian, yang menjadikan “gaul” orang yang memakai jeans.</p>
<p>Ala berpikir ala Barat yang Kapitalis, Liberal,dan sekular merupakan budaya yang  membanggakan.Inilah yang menjadikan kaum muslimin secara tidak sadar didorong untuk sedikit demi sedikit meninggalkan berpikir “Islami” dan mengikuti berpikir Barat  yang telah kehilangan nilai-nilai spiritual.Merasa phobia ikut-ikutan Barat karena takut menjalankan sunnah dicap Islam fanatik,atau malu karena media memberitakan Islam=teroris , atau mungkin dibuat lupa, sehingga menjadi seperti Barat sangat memuaskan dan menjalankan agamanya serasa berat dan malu-malu,takut dibilang teroris.</p>
<p>Invasi Barat atas Pemikiran Islam</p>
<p>Dalam berbagai Kajian , Smith,Hintington,Fukuyama dan ahli-ahli lainnya yang telah mengkaji peradaban dunia, terdapat beberapa kesimpulan bahwa Teori Benturan Peradaban bukanlah hal yang tidak nyata. Peradaban yang bertahan sampai saat ini yaitu Barat dan Islam. Benturan ini akan melahirkan sebuah peradaban tunggal yang utuh.Pemikiran-pemikiran ala Barat seperti Liberalisme,Sekularisme,juga denganperan media dimana “latah budaya” seprti Food, Fashion,Fun, dimana kita dibuat terhibur ,malas berpikir menjadikan umat islam lupa siapa dirinya.Menjadikan “latah ketakutan” terhadap agamanya sendiri,menjadikan sebuah pelajaran bagi kita.Bagaimana peradaban Barat dibangun dengan trauma terhadap keyakinannya sendiri,menjadikan peradaban yang maju saat ini,namun kosong dan menjauhi agamanya sendir,melahirkan seklarisme,liberalisme,yang justru membingungkan mereka sendiri.</p>
<p>Latah teroris muslim pun memang menjamur di Barat.Umat Islam tidak perlu minder karena mengkaji agamanya sendiri.Saat kasus WTC dimana Barat  mulai menunjukkan kebingungan,yang terjadi adalah orang-orang barat  mengkaji Al Quran yang menyebabkan banyaknya orang yang masuk Islam setelah tragedi 11 September.Serbuan bahwa muslim itu teroris seharusnya membuat umat Islam semakin kembali mempelajari agamanya.Apakah memang benar dalam Islam itu diajarkan dalam masa damai seperti ini melakukan penyerangan.Atau hanya akal-akalan Barat saja ,untuk kepentingan politis,ekonomi,budaya dan pemikiran menjadikan Umat Islam semakin menjauh dari sumber agamanya yaitu Quran dan Sunnah.Cap-cap semacam Islam fanatik ,Islam radikal,Islam fundamentalis yang sering terdengat anggap saja sebutan untuk menjauhkan umat muslim dari agamanya</p>
<p>Menjadi ketakutan dicap fanatik hanya karena belajar Quran dan Sunnah,atau ketakutan dicap teroris hanya karena berjenggot panjang ,sebuah phobia yang berlebihan, dengan mitos-mitos pasaran.Islam dengan tegas menyatakan bahwa Agama Rahmatan lil Alamin.Tidak butuh mitos-mitos seperti teroris,radikal,fundamentalis dari Barat,karena Islam sudah menegaskan sendiri identitasnya.Dan orang Muslim seharusnya Bangga dengan ketegasan ini, dengan menyaring budaya Barat yang menjamur Kalaulah teroris yang dimaksud melakukan kekerasan,pembantaian,dimasa damai seperti sekarang ini,maka kita dapat senang hati menyebutkan,Saya adalah seorang Muslim dan  saya bukan teroris,dan menuntut orang-orang yang melakukan pembantaian dihukum secara tegas.</p>
<p>Sumber : Wajah Peradaban Barat ,Adian Husaini<br />
Moslem Recovery</p>
<p>http://rizkilesus.wordpress.com/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/41/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/41/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=41&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2010/03/22/islam-dan-teroris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">rizki lesus</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjawab Fitnah: Bukti Alquran Tidak Jelas</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/12/menjawab-fitnah-bukti-alquran-tidak-jelas/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/12/menjawab-fitnah-bukti-alquran-tidak-jelas/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2008 02:27:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Bukti Alquran Tidak Jelas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Jango98 Inilah adalah bentuk ketidak jelasan, kontradiksi dalam Quran. Allah menyatakan bahwa Quran diturunkan dengan bahasa arab yang jelas. Yang namanya jelas tentu harus dapat dipahami tanpa ditafsir yang aneka ragam. &#8220;Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan dalam bahasa Arab&#8221;(QS. Ar Ra&#8217;d 13 : 37) &#8220;dengan bahasa Arab yang jelas&#8221;(Qs. Asy Syu&#8217;araa&#8217; [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=38&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh: Jango98</p>
<blockquote><p>Inilah adalah bentuk ketidak jelasan, kontradiksi dalam Quran. Allah menyatakan bahwa Quran diturunkan dengan bahasa arab yang jelas. Yang namanya jelas tentu harus dapat dipahami tanpa ditafsir yang aneka ragam. &#8220;Kami telah menurunkan Al Quran itu sebagai peraturan dalam bahasa Arab&#8221;(QS. Ar Ra&#8217;d 13 : 37) &#8220;dengan bahasa Arab yang jelas&#8221;(Qs. Asy Syu&#8217;araa&#8217; 26 : 195), &#8220;Al Quran dalam bahasa Arab yang tidak ada kebengkokan&#8221;(QS, Az Zumar 39 : 28) TETAPI apa yang terjadi dengan ayat-ayat berikut (buanyak bangetz), yang TIDAK JELAS sama sekali bahkan ULAMA-ULAMA islam kebingungan dan tidak ada yang tahu maknanya. &#8220;Alif laam miin&#8221;(Qs. Albaqarah 2:1, Almaidah 3:1, Luqman 31:1, As Sajdah 32:1, ), &#8220;Alif laam raa,&#8221;(Qs. Huud 11:1, Yusuf 12:1), &#8220;Alif laam miim raa&#8221;(Qs. Ar Ra&#8217;d 13:1, Ibrahim 14:1, Al Hijr 15:1), &#8220;Yaa siin&#8221;(QS. Yasiin 36:1), &#8220;Shaad&#8221;(QS. Shaad 38:1), &#8220;Haa Miim&#8221;(Qs. Al Mu&#8217;min 40:1, Fushshilat 41:1, Asy Syuura 42:1, Az Zukhruf 43:1, Ad Dukhaan 44:1, Al Jaatsiyah 45:1, Al Ahqaaf 46:1), &#8220;Qaaf&#8221;(Qs. Qaaf 50:1), &#8220;Nun&#8221;(QS. Al Qalam 68:1) inilah bukti ketidak jelasan Quran &amp; kontradiksi quran. baca tulisan Ahli Quran ini : ( Ialah huruf-huruf abjad yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al Quran seperti: alif laam miim, alif laam raa, alif laam miim shaad dan sebagainya. Diantara ahli-ahli tafsir ada yang MENYERAHKAN &#8211; ini berarti tidak jelas.pen- pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya -jika jelas kenapa ditafsir.pen)</p>
<p>source: http://islam.nab.su/artikel7.html</p></blockquote>
<p>Penghakiman sepihak yang sungguh-sungguh sangat menyesatkan dari pengarang situs tersebut. Tanpa dia mau meneliti barang sedikitpun akan penjelasan-penjelasan yang sebenarnya sudah gamblang.</p>
<p>Alief adalah abjad pertama dalam huruf Hijaiyyah sedangkan berturut-turut Lam dan Miem merupakan abjad ke-23 dan ke-24 dalam susunan huruf Hijaiyyah.</p>
<p>Para penafsir al-Qur’an terbagi atas beberapa bagian dalam memahami ayat pertama dari surah al-Baqarah ini, sebagaimana bisa dibaca juga dalam penjelasan al-Qur’an terbitan Departemen Agama Republik Indonesia :</p>
<p>Diantara ahli-ahli tafsir ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyaabihaat, dan ada pula yang menafsirkannya. Golongan yang menafsirkannya ada yang memandangnya sebagai nama surat, dan ada pula yang berpendapat bahwa huruf-huruf abjad itu gunanya untuk menarik perhatian para pendengar supaya memperhatikan Al Quran itu, dan untuk mengisyaratkan bahwa Al Quran itu diturunkan dari Allah dalam bahasa Arab yang tersusun dari huruf-huruf abjad. Kalau mereka tidak percaya bahwa Al Quran diturunkan dari Allah dan hanya buatan Muhammad s.a.w. semata-mata, maka cobalah mereka buat semacam Al Quran itu. ( al-Qur’an dan terjemahnya Edisi Revisi 1989, Departemen Agama Republik Indonesia Jakarta Penerbit Gema Risalah Press Bandung hal. <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_cool.gif' alt='8)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>A. Hassan sendiri dalam Tafsir al-Furqonnya pada halaman 2 footnote 9 yang merupakan penjelasan dari ayat ini menulis :</p>
<p>Menurut sebahagian dari tafsir-tafsir, bahwa :<br />
a. Alief itu ringkasan atau potongan huruf dari kalimah Allah atau Ana ( artinya AKU )<br />
b. Lam itu ringkasan atau potongan huruf Jibril, Allah atau Latief ( Maha Halus )<br />
c. Miem itu ringkasan atau potongan huruf dari Muhammad, A’lam ( Maha Mengetahui ) atau Majid ( Maha Mulia )</p>
<p><span id="more-38"></span>Sehingga kata-kata Alief-Lam-Miem bisa berartikan :</p>
<p>a. Allah, Jibril, Muhammad<br />
b. Aku, Allah, Yang Maha Mengetahui<br />
c. Allah, Yang Maha Halus, Yang Maha Mulia</p>
<p>Jadi maksudnya bahwa :</p>
<p>a. Qur’an ini dari Allah kepada Jibril kepada Muhammad<br />
b. Qur’an ini dari-Ku, Allah, yang Maha Mengetahui<br />
c. Qur’an ini dari Allah, Maha Halus dan Maha Mulia<br />
( Sumber : Tafsir al-Furqon, A. Hassan terbitan Persatuan Islam Bangil 26 April 1956 / 15 Ramadhan 1375 H )</p>
<p>Dalam buku : Pengantar Fenomenologi al-Qur’an karya Lukman Abdul Qohar Sumabrata dkk halaman 83 dan 84 menuliskan bahwa huruf Alief merupakan makna simbolis dari Otak atau pribadi, huruf Lam merupakan simbol dari Manusia/Tubuh dan huruf Miem merupakan simbol dari Mata Rantai atau kaitan.</p>
<p>Pada halaman 93 s/d 99 kemudian dipaparkan tentang keberadaan 29 surat yang memiliki ayat-ayat penggalan sejenis dari total 6236 jumlah ayat al-Qur’an. Yang mana menurut penulis buku ini, adanya huruf-huruf singkat ( yang mirip sandi ) tersebut selalu menjadi persoalan karena menyimpang dari kaidah gramatika bahasa arab.</p>
<p>Sehingga lalu menimbulkan kesimpulan bahwa ini merupakan huruf-huruf simbolik yang memiliki makna tersendiri yang membutuhkan penterjemahan kedalam bahasa konvensi yang bersifat verbal.</p>
<p>Disamping itu pemaknaan secara simbolik dalam hubungan ini juga dilakukan atas dasar model rasionalitas tertentu, yang tidak bersifat ad-hoc ( sepotong-potong ). Salah satunya dengan cara mengkorelasikan antara satu sandi dengan sandi lain yang ada dalam al-Qur’an. ( 28 surat lain yang memiliki ayat-ayat sejenis adalah : Ali Imron, al-A’raaf, Yuunus, Huud, Yuusuf, Ar-Ra’du, Ibrahim, al-Hijr, Maryam, Thaha, asy-Syu’ara, an-Naml, al-Qashash, al-’Ankabut, ar-Ruum, Luqman, as-Sajdah, Yaa-siin, Shaad, al-Mu’min, al-Fushilat, asy-Syuuraa, az-Zuhruuf, ad-Dukhan, al-Jatsiyah, al-Ahqaaf, Qaaf dan al-Qolam ).</p>
<p>Dalam al-Baqarah, ayat pertamanya adalah huruf Alief ( disusul Lam dan Miem ).</p>
<p>Angka satu ( yaitu mengacu pada nomor ayat yang pertama ( 1 ) ) sama dengan huruf Alief yang artinya otak atau pribadi. Jelaslah disini bahwa huruf al-Qur’an merupakan simbol dari sesuatu yang harus diolah oleh otak dan dijadikan agenda atau bahan pemikiran bagi manusia.</p>
<p>Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya. -Qs. 2 al-Baqarah: 266</p>
<p>Seterusnya, kausalitas dalam suatu rangkaian peristiwa yang berlaku dapat di-identifikasi, bahkan dapat diukur melalui perhitungan tertentu sebab-sebab dan berbagai variabel yang mendukungnya.</p>
<p>( Lihat : Pengantar Fenomenologi al-Qur’an, Dimensi keilmuan dibalik Mushaf Utsmani karya Lukman Abdul Qohar Sumabrata, Dr. Lukman Saksono MSc dan Drs. Anharudin terbitan Grafikatama Jaya )</p>
<p>Lain pula dengan apa yang disampaikan oleh Abu Abdurrahman as-Salmi sebagaimana dikutip oleh Dr. Muhammad Husein adz-Dzahabi dalam bukunya : Penyimpangan-penyimpangan dalam penafsiran al-Qur’an terbitan Rajawali Pers halaman 105-106:</p>
<p>Alif-Lam-Mim merupakan kombinasi dari Alief yang artinya aliful wahdaniyah ( ke-esaan ), huruf Lam adalah Lamul luthfi ( kelembutan ) dan huruf Miem adalah Miemul Mulki ( kerajaan ), sehingga pengertiannya : siapa saja yang dapat menemukan diri-Ku secara hakekat dengan jalan memutuskan hubungan dan keinginan yang bersifat duniawi akan aku Kasihi … Aku akan membebaskannya dari status budak dan menempatkannya pada martabat yang tertinggi ; artinya berhubungan dengan Allah, pemilik semua kerajaan.</p>
<p>Selanjutnya Abu Abdurrahman as-Salmi mengatakan :</p>
<p>Alif-Lam-Mim mempunyai makna : Alief berarti cucilah batinmu, Lam berarti anggota-anggota tubuhmu dimaksudkan untuk beribadah kepada-Ku dan Miem berarti berbuatlah bersama-Ku untuk mengubah bentuk dan sifat-sifatmu. Aku akan menghiasimu dengan sifat-sifat senang berada bersama-Ku, menyaksikan Aku dan berdekatan dengan-Ku.</p>
<p>Bagaimanapun, penafsiran dari as-Salimi ini penuh metafora dan nuansa sufistiknya kental sekali sehingga bisa membuat bingung orang-orang awam yang mencoba mempelajari maksud dari kata-kata agungnya tersebut.</p>
<p>Pada akhirnya, ketiga huruf Hijaiyyah dalam ayat pertama surah al-Baqarah ini menjadi sebuah isyarat kepada manusia, khususnya orang-orang yang beriman untuk mau terus belajar dan mengkaji apa-apa yang sudah diwahyukan kepadanya sebagai suatu tuntunan dalam menempuh hidup dan kehidupan didunia ini.;</p>
<p>Al-Qur’an diturunkan bukan untuk Tuhan, al-Qur’an diwahyukan bukan untuk menjadi mantera-mantera sebagaimana ada di film-film misteri ditelevisi, tetapi al-Qur’an diwahyukan agar manusia ini tidak menghambat otaknya dalam memikirkan ayat-ayat Allah sehingga benar-benar bisa menjadikannya pedoman.</p>
<p>uruf Alief yang berdiri tegak menyerupai pilar penyanggah dalam suatu bangunan yang tanpanya maka bangunan apapun tidak akan pernah bisa berdiri, Alief bisa jadi sebuah cermin kemandirian, keteguhan dan kesetiaan ( bukankah Alief yang menyerupai angka 1 ini juga merupakan huruf pertama yang menyusun kata-kata Allah dan bukankah huruf Alief ini juga simbol dari ke-esaan Allah yang artinya bentuk pengakuan akan keberadaan satu-satunya Tuhan dalam konsep Islam dan prinsip Tauhid adalah melarang menjadikan yang lain sebagai Tuhan ? inilah sebuah pengajaran akan kesetiaan, keloyalitasan dan pengabdian yang sebenarnya )</p>
<p>Huruf Lam yang bagaikan cangkul seakan mengisyaratkan keharusan untuk menggali dan terus menggali ilmu-ilmunya Allah yang tersebar tidak hanya dalam wujud tekstualitas mushaf al-Qur’an namun juga semua ilmu yang ada disemesta raya sebagai tanda-tanda yang harusnya membuat manusia semakin mawas diri.</p>
<p>Sedangkan huruf Miem bagaikan sebuah mata rantai yang bisa mengikat huruf Hijaiyyah apa saja, sebagaimana kita ketahui bersama bahwa huruf Miem dapat berada pada posisi manapun, ditengah didepan ataupun diakhir. Ini seperti yang diungkapkan oleh L.A.Q.Sumabrata tidak ubahnya penggambaran akan sebuah peristiwa bisa merupakan sebab dari peristiwa berikutnya maupun akibat dari peristiwa sebelumnya.</p>
<p>Alih Laam mim juga disebut sebagai initial dalam Alquran. Pengertian inisial di sini merujuk pada susunan huruf-huruf yang mengawali sejumlah surat dalam Al-Qur’an, misalnya “Alif-Lim-Mim”, “Alif-Lam-Ra’”, dan sebagainya. Dalam Al-Qur’an jumlah surat yang diawali atau mengandung INISIAL ada sebanyak 29 surat. Dari seluruh inisial yang mengawali ke-29 surat tersebut, ada sebanyak 14 jenis inisial (susunan huruf spesial) yang berbeda. Susunan 14 jenis inisial tersebut dibentuk oleh 14 huruf yang berbeda. Menurut kaidah matematika, 14 adalah 7dikalikan 2</p>
<p>Pertanyaan: Ada apa dengan angka 7? Mengapa angka 7? Halaman-halaman berikut mencoba menjelaskan fenomena menarik tentang angka 7 berkaitan dengan keajaiban matematis dari Al-Qur’an.</p>
<p><strong>Angka 7: Sebuah Pola Matematis Lain dari Sistem Penulisan Al Qur’an </strong><br />
Selain sistem 19 yang merupakan format secara umum sebagai kode matematis yang digunakan Allah dalam menuliskan Al-Qur’an, ternyata angka 7 juga mewarnai keajaiban matematis lain dari Al-Qur’an.</p>
<p>Penemuan kedua pola matematis itu ditambah dengan pola matematis lainnya yang banyak dijumpai dalam penulisan Al-Qur’an seperti frekuensi munculnya kata-kata tertentu memperkuat bukti bahwa Al-Qur’an disusun mengikuti pola matematis yang seorang manusia-pun tidak akan mampu membuat sebuah buku dengan disain matematis seperti yang dijumpai di Al-Qur’an, baik susunan surat, ayat, kata, huruf dan hubungan antar keempat komponen tersebut.</p>
<p>Angka 7 merupakan angka yang spesial. Angka 7 banyak mewarnai ciptaan Allah. Allah menciptakan 7 lapis langit, 7 lapisan bumi, dan 7 lapis atmosfir. Bagi yang belajar kimia tentu tahu bahwa ada 7 orbit dalam atom. Allah juga menciptakan 7 hari dalam satu minggu.</p>
<p>Dalam kaitannya dengan ritual Islam, ketika shalat kita sujud dengan bertumpu pada 7 bagian tubuh (dahi, kedua telapak tangan, kedua tumit dan kedua kaki). Ketika orang melakukan ibadah haji, orang harus melakukan thawaf (mengelilingi Ka’bah) sebanyak 7 kali, berjalan antara bukit Shafa dan Marwah 7 kali, melempar jumrah 7 kali. Al-Qur’an juga diawali dengan 7 ayat surat Al-Fatihah.</p>
<p>Perlu dijelaskan bahwa konsep angka 7 disini merujuk pada semua bilangan yang habis dibagi dengan 7 atau merupakan kelipatan 7, misalnya 14, 21, 28, 35, dst yang semua bilangan tersebut habis dibagi 7.</p>
<p>Jika seseorang mengganti huruf-huruf pada inisial yang ada dalam Al-Qur’an, menurut Alkaheel, interpretasi dari ayat-ayat dan surat yang memuat inisial tidak akan berubah. Akan tetapi, menurut dia, berdasarkan logika bahwa Allah tidak mungkin secara sembarangan menempatkan huruf-huruf pada inisial yang mengawali surat di Al Qur’an, tetapi Allah sengaja menempatkan huruf-huruf tersebut sebagai inisial, maka jika kita ganti satu huruf dalam susunan di inisial “Alif Lam Mim” misalnya, hal itu akan merubah seluruh struktur. Dengan kata lain, dalam huruf-huruf dalam susunan di inisial tersebut terdapat keajaiban (miracle) yang dapat menjaga sekaligus mencegah Al Qur’an dari perubahan yang mungkin dilakukan manusia.</p>
<p>Semoga penjelasan-penjelasan di atas bisa dipahami.</p>
<p>Wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=38&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/12/menjawab-fitnah-bukti-alquran-tidak-jelas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjawab Fitnah: Raja Setan itu Allah.SWT</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/10/menjawab-fitnah-raja-setan-itu-allahswt/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/10/menjawab-fitnah-raja-setan-itu-allahswt/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 04:00:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Raja Setan itu Allah SWT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Jango98 Tidak ada lagi selain RAJA SETAN (IBLIS) yang mengirim setan-setan kepada manusia. Tuhan tidak akan mengirim setan-setan melainkan utusan yang baik yg akan membimbing manusia namun auloh.swt telah mengirim setan-setan kepada orang kafir, itu berarti dialah yang menggoda dan menyebabkan manusia menjadi kafir. Siapa lagi yang mengirim SETAN-SETAN kalau bukan RAJA SETAN yaitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=35&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh:<strong> Jango98</strong></p>
<blockquote><p>Tidak ada lagi selain RAJA SETAN (IBLIS) yang mengirim setan-setan kepada manusia. Tuhan tidak akan mengirim setan-setan melainkan utusan yang baik yg akan membimbing manusia namun auloh.swt telah mengirim setan-setan kepada orang kafir, itu berarti dialah yang menggoda dan menyebabkan manusia menjadi kafir. Siapa lagi yang mengirim SETAN-SETAN kalau bukan RAJA SETAN yaitu auloh.swt sebagaimana yang tertulis dalam quran.&#8221;Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah MENGIRIM SETAN-SETAN itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma&#8217;siat dengan sungguh-sungguh?,&#8221; (QS. Maryam9 : 83)</p>
<p>source: http://islam.nab.su/artikel1.html</p></blockquote>
<p>Pertama-tama dalam menanggapi fitnahan ini adalah bahwa QS. Maryam bukanlah surah ke 9, melainkan ke 19. Dalam hal ini terlihat bahwa pengarang situs tersebut bukanlah orang yang teliti dan hanya bermaksud melakukan penyesatan. Ayat tersebut juga dipotong dengan semena-mena sehingga mengaburkan latar belakang dari turunnya ayat tersebut. Saia mencoba memberikan sambungan dari QS. Maryam tersebut:</p>
<p>19. 83. <em>Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan- syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?,</em></p>
<p>19. 84. <em>maka janganlah kamu tergesa-gesa memintakan siksa terhadap mereka, karena sesungguhnya Kami hanya menghitung datangnya (hari siksaan) untuk mereka dengan perhitungan yang teliti.</em></p>
<p><span id="more-35"></span>19. 85. <em>(Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan Yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat,</em></p>
<p>9.   86.  <em>dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam keadaan dahaga.</em></p>
<p>19. 87. <em>Mereka tidak berhak mendapat syafa’at kecuali orang yang telah mengadakan perjanjian di sisi Tuhan Yang Maha Pemurah [910]. [910]. Maksudnya: “mengadakan perjanjian dengan Allah” ialah menjalankan segala perintah Allah dengan beriman dan bertakwa kepada-Nya.</em></p>
<p>19.   88.  <em>Dan mereka berkata: “Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak”.</em></p>
<p>19.   89.  <em>Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang sangat mungkar,</em></p>
<p>19.   90.  <em>hampir-hampir langit pecah karena ucapan itu, dan bumi  belah, dan gunung-gunung runtuh,</em></p>
<p>19.   91. <em> karena mereka menda’wakan Allah Yang Maha Pemurah mempunyai anak.</em></p>
<p>19.   92.  <em>Dan tidak layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai) anak.</em></p>
<p>19.   93.  <em>Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan Yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.</em></p>
<p>19.   94.  <em>Sesungguhnya Allah telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.</em></p>
<p>19.   95. <em> Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.</em></p>
<p>19. 96. <em>Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah [911] akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang. [911].</em></p>
<p>Dalam surat Maryam ini nama Allah “AR RAHMAAN” banyak disebut, untuk memberi pengertian bahwa,Allah memberi ampun tanpa perantara.</p>
<p>Patut dipahami bahwa Allah SWT adalah Maha Pencipta. Dia menciptakan malaikat, manusia, dan jin. Namun apakah patut Allah SWT disebut malaikat ketika dia menciptakan malaikat? Apakah patut Allah SWT disebut raja manusia ketika dia menciptakan manusia? Tentu tidak bukan? Maka tidak patutlah Allah SWT disebut sebagai raja setan ketika Dia menciptakan setan. Sebab Allah SWT bukanlah makluk ciptaan-Nya. Allah SWT adalah sang khalik sehingga tidak layak disamakan dengan hamba, walaupun dianugerahi gelar raja.</p>
<p>Kalau kita menyimak Quran Surat Maryam di atas, maka kita bisa menarik kesimpulan bahwa surat tersebut berlatar belakang kemurkaan Allah SWT terhadap lahirnya ajaran kristen yang mengatakan bahwa Allah SWT memiliki anak. Jelas kentara betapa murkanya Allah SWT ketika disekutukan dengan makluk ciptaan-Nya.</p>
<p>Setan-setan diciptakan untuk menguji kualitas keimanan manusia kepada Allah SWT. Setan-setan diciptakan untuk menjadikan manusia yang tahan dengan godaannya, menjadi manusia yang berkualitas di sisi Allah. Tidak akan bisa kita membedakan intan dengan batu biasa, kalau intan itu tidak diasah. Tidak akan bisa kita melihat kualitas seorang yang beriman, kalau imannya belum diuji. Setanlah yang dijadikan Allah sebagai makluk penguji keimanan seorang anak manusia. Manusia diberi bekal akal fikiran untuk bisa membedakan yang baik dengan yang buruk.</p>
<p>Secara hakikat, setan bisa dianalogikan sebagai hawa nafsu di hati setiap manusia. Dan akal fikiran adalah kiasan untuk sosok malaikat penjaga di dada setiap manusia. Maka rusaklah si manusia itu jika nafsu sudah menguasai akal sehatnya. Dan baiklah si manusia itu ketika dia bisa meletakkan kendali nafsunya di bawah kendali akal fikiran yang sehat. Meletakkan nafsu setan dibawah kendali akal fikiran (malaikat) inilah yang disebut dengan &#8220;kecerdasan emosional&#8221; oleh ilmu pengetahuan modern. Lihatlah betapa Alquran sudah mengajarkan &#8220;kecerdasan emosional&#8221; itu jauh sebelum manusia tahu namanya. Sungguh tidak ada keraguan bahwa Alquran adalah berasal dari Sang Maha Mengetahui.</p>
<p>Jika kita kaji dengan pemikiran sederhana, penciptaan setan juga berfungsi sebagai pembanding akan adanya malaikat. Lihatlah ketika segala apa yang &#8216;ada&#8217; di dunia ini diciptakan serba dua. Untuk apa? Untuk kita bisa mengenal tentang keberadaan itu sendiri.</p>
<p>Lihatlah kita baru akan mengenal siang ketika ada malam sebagai pembandingnya. Kita baru akan mengenal kiri ketika ada kanan sebagai pembandingnya. Kita baru akan mengenal atas ketika ada bawah sebagai pembandingnya. Dan kita barulah akan tahu bahwa kita berbuat baik, ketika ada yang buruk / jahat sebagai pembandingnya. Jadi kehadiran setan di dunia ini adalah sebagai pelengkap untuk mengetahui kehadiran malaikat di diri kita. Kehadiran bisikan-bisikan jahat dari setan memberitahu kita bahwa ada bisikan-bisikan kebaikkan di hati kita. Maka akan berkualitaslah kita jika terus menerus mampu menolak setiap bisikkan jahat dan mengerjakan bisikkan-bisikkan berbuat kebaikkan.</p>
<p>Perhatikanlah ketika Anda berbuat dosa. Maka hati Anda akan dilanda kegelisahan, ketakutan, dan ketidaktentraman. Anda akan merasa nyaman dan bahagia ketika mampu menolak suatu keinginan jahat dan menggantinya dengan perbuatan baik. Hati Anda merasa nyaman, tentram, dan bahagia. Dapatkah Anda merasakan semua kebahagiaan hati itu, tanpa Anda mengenal yang jahat dan menolaknya? Saia rasa tidak. Hidup akan monoton sekali ketika semua orang tidak mengenal baik dan buruk. Setiap orang tidak akan tahu bahwa dirinya bahagia ketika tidak pernah mampir rasa kegelisahan di hatinya. Jadi Allah SWT selalu menciptakan dua sisi, untuk mengetahui masing-masing sisi yang lainnya. Semua ini adalah hakikat penciptaan keduaan dari Allah SWT.</p>
<p>Semoga pengarang situs tersebut diberi petunjuk oleh Allah SWT.</p>
<p>Wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/35/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/35/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=35&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/10/menjawab-fitnah-raja-setan-itu-allahswt/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Ritual Menghina Tuhan</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/shalat-ritual-menghina-tuhan/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/shalat-ritual-menghina-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 18:03:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat Ritual Menghina Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=32</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Jango98 Ritual sholat adalah menghina Tuhan, karena Tuhan yg sesungguhnya tidak tergila-gila pada masalah penyembahan. Ini penghinaan yang luar biasa sekali kurang ajarnya. Apa sih yang Tuhan utamakan? Perilaku hidup umatNya, itulah yang menyenangkan Tuhan dan itulah yang Tuhan ridhoi. Ritual sholat adalah sama dengan menganggap Tuhan itu sosok pribadi yang sangat idiot, girang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=32&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh: <strong>Jango98</strong></p>
<blockquote><p>Ritual sholat adalah menghina Tuhan, karena Tuhan yg sesungguhnya tidak tergila-gila pada masalah penyembahan. Ini penghinaan yang luar biasa sekali kurang ajarnya. Apa sih yang Tuhan utamakan? Perilaku hidup umatNya, itulah yang menyenangkan Tuhan dan itulah yang Tuhan ridhoi. Ritual sholat adalah sama dengan menganggap Tuhan itu sosok pribadi yang sangat idiot, girang banget kalau disembah-sembah, sehingga tidak peduli pada keadilan dan kebenaran. Dengan demikian, bangsa Arab menganggap Tuhan itu botol dan buta rohani. Ini sikap yang sangat kurang ajar dan menghina. Tuhan yang sejati tidak lebih mengutamakan penyembahan ketimbang keadilan dan kebenaran. Penyembahan hanyalah efek samping dari ketundukan, dan bukanlah sesuatu yang diutamakan, apalagi sampai mengandung pahala. Tuhan tidak pernah menjanjikan pahala bagi orang yang nyembah-nyembah diriNya, justru setan-lah yang menjanjikan pahala bagi orang yang bersedia nyembah-nyembah dirinya. SETAN dalam Bibel menjanjikan pahala bagi siapa yang mau menyembahnya.?Jikalau Engkau menyembah aku, seluruhnya itu akan menjadi milik-Mu.&#8221; (Lukas 4:7) auloh.swt dalam Alquran, menjanjikan surga bagi siapa saja (termasuk pada penjahat) asal cuma setia menyembahnya saja. &#8220;Seorang Pencuri dan Pezinah akan masuk surga, asal cuma menyembah Awloh saja seumur hidupnya&#8221;(Sahih Bukhari 9.93.579) &#8220;Siapa saja yang hafal 99 nama Awloh, dijamin masuk surga&#8221; (Sahih Muslim, Book 035, Number 6475)</p>
<p>Source: http://islam.nab.su/artikel5.html</p></blockquote>
<p>Sungguh pengarang dari website di atas tidak memiliki pengetahuan apa-apa tentang arti dan makna shalat. Bahkan tidak memiliki pengetahuan apa-apa terhadap islam. Tapi dia hanya memperlihatkan kebenciannya terhadap islam dengan berusaha memutarbalikkan ayat-ayat Alquran. Namun, fitnah ini Insya Allah akan semakin memperkuat iman setiap muslim yang kian menyadari betapa firman Allah dalam Alquran itu adalah benar tanpa keraguan sedikitpun.</p>
<p>Secara bahasa, shalat berarti doa. Shalat dengan makna doa dicontohkan di dalam Al-Quran Al-Karim pada ayat beikut ini.</p>
<p>خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ</p>
<p><em>Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan shalatlah (mendo’alah) untuk mereka. Sesungguhnya shalat (do’a) kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.(</em>QS. At-Taubah: 103)</p>
<p><span id="more-32"></span>Dalam ayat ini, shalat yang dimaksud sama sekali bukan dalam makna syariat, melainkan dalam makna bahasanya secara asli yaitu berdoa.</p>
<p>Secara syariat, istilah shalat bermakna: Serangkaian ucapan dan gerakan yang tertentu yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam sebagai sebuah ibadah ritual.</p>
<p>Dengan begitu, shalat adalah cahaya, sebagaimana cahaya bisa menyinari, maka demikian juga shalat dapat menunjukkan manusia pada kebenaran, mencegah dari maksiat, dan mencegah perbuatan keji dan munkar. Shalat merupakan hubungan antara hamba dengan Tuhannya. Shalat adalah tiang agama. Seorang muslim dapat merasakan lezatnya bermunajat dengan Tuhannya ketika shalat, sebab jiwanya menjadi tenang, hatinya tenteram, dadanya lapang, keperluan batinnya terpenuhi, dan dengan shalat seseorang bisa tenang dari kebimbangan dan problematika duniawi.</p>
<p>Memang Allah SWT tidak butuh disembah. Memang Allah Ta&#8217;ala tidak mengharapkan ritual apapun. Namun, kita selaku hamba membutuhkan Allah Ta&#8217;ala untuk senantiasa merahmati kita. Kita senantiasa harus berdo&#8217;a kepada Allah SWT untuk mendekatkan diri kita selaku hamba. Hal itu dapat dilakukan salah satunya melalui ritual shalat. Jadi shalat adalah untuk sang hamba bukan untuk Sang Khalik. Dalam hal ini saia melihat betapa pengarang situs tersebut menghakimi keyakinan suatu kaum dengan cara pandangnya sendiri, tanpa mau repot-repot menelusuri arti sebenarnya dari apa yang dikritiknya tersebut.</p>
<blockquote><p>Lihatlah dalam ayat berikut ini:<br />
<em>Jika kamu kafir maka sesungguhnya Allah tidak memerlukan (iman)mu dan Dia tidak meridhai kekafiran bagi hamba-Nya;  dan jika kamu bersyukur, niscaya Dia meridhai bagimu kesyukuranmu  itu; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kembalimu lalu Dia memberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui apa yang tersimpan dalam (dada)mu. </em>(QS:39:7)</p></blockquote>
<p>Dalam ayat di atas dengan terang Allah SWT menyebutkan bahwa dia tidak membutuhkan sama sekali keimanan dan mengkhawatirkan kekafiran  seorang hamba . Tapi sang hambalah yang membutuhkan ridho dan kasih sayang Allah. Sang hambalah yang harus takut dengan setiap resiko perbuatan jahat yang dilakukannya. Sebab Allah Maha Tahu, dan akan memperhitungkan setiap perbuatan baik dan buruk.</p>
<p>Dalam situs karangannya, si pengarang juga berusaha memutarbalikkan arti dari hadist bukhari. Perlu dipahami bahwa Allah SWT memang menjanjikan kepada setiap muslim untuk mendapatkan ganjaran surga asalkan tidak menyekutukan Allah. Namun, Allah SWT juga menegaskan bahwa setiap kejahatan dan keburukan yang besarnya sebesar biji zarahpun, akan dibalas. Artinya setiap muslim akan melewati masa hisab untuk bisa nanti akhirnya masuk surga. Artinya lagi apabila seorang muslim mendapat perhitungan lebih berat dosa dibanding pahalanya, maka dia tetap akan masuk neraka. Setelah dia suci dari dosa setelah sekian lama dibenamkan ke neraka, barulah dia bisa diangkat ke surga. Dalam hal ini kuncinya adalah bahwa memang pada akhirnya setiap muslim akan masuk surga. Tapi muslim yang berbuat banyak dosa selama hidupnya mesti melewati dulu masa penyucian dosa di neraka. Pengarang situs tersebut berusaha memutarbalikkan seolah-olah semua muslim setelah meninggal akan langsung masuk surga tanpa diadili dalam pengadilan Allah. Sungguh ini salah kaprah yang luar biasa.</p>
<p>Namun, yang paling perlu dipahami adalah bahwa setiap muslim yang telah dalam pengetahuan agamanya, bukanlah surga yang menjadi tujuan setiap ibadahnya. Melainkan keikhlasan diri, untuk bisa mendapatkan keridhoan dari Allah SWT. Keinginan untuk bisa mendekatkan diri dan menjadi orang yang dicintai oleh Allah SWT. Surga tidak akan dipedulikan lagi karena surga hanyalah makluk ciptaan Allah SWT. Keindahan Allah SWT jauh melebihi keindahan surga. Kebahagiaan menjadi orang yang dicintai Allah, jauh melebihi kebahagiaan yang ditawarkan oleh surga. Inilah pemahaman  orang-orang yang telah mengetahui ilmu hakikat. Sungguh keliru pengarang situs tersebut jika beranggapan bahwa ibadah setiap muslim adalah hanya untuk mengharapkan surga.</p>
<p>Maka dari itu saia melihat bahwa pengarang situs di atas hanyalah orang kurang kerjaan yang tidak mengetahui sama sekali apa yang dikritiknya. Kritikkan-kritikkan yang disampaikan sama sekali tidak memiliki dasar. Bahkan bahasa yang dipakaipun seperti bahasa preman pasar. Hal ini memperlihatkan kualitas intelektual si pengarang. Semoga Allah SWT mengampuni setiap kesalahannya.</p>
<p>Wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/32/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/32/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=32&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/shalat-ritual-menghina-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jawaban Atas Kejahatan Yang Halal</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/jawaban-atas-kejahatan-yang-halal/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/jawaban-atas-kejahatan-yang-halal/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 03:07:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Kejahatan Yang Halal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=27</guid>
		<description><![CDATA[oleh: Yazixchi kejahatan yg halal Bicara masalah kejahatan mungkin bagi kita manusia tdk heran lg mendengarnya.. Kita smua umat beragama mana pun tdk ada yg menjamin umatnya tdk pernah melakukan kejahatan.. Dimana-mana dan setiap saat kita slalu mendengar kejahatan telah tejadi di suatu tempat.. Kenapa slalu terjadi kejahatan? Mungkin krn kita terlahir sbagai se orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=27&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh: Yazixchi</p>
<blockquote><p><strong>kejahatan yg halal</strong><br />
Bicara masalah kejahatan mungkin bagi kita manusia tdk heran lg mendengarnya.. Kita smua umat beragama mana pun tdk ada yg menjamin umatnya tdk pernah melakukan kejahatan..<br />
Dimana-mana dan setiap saat kita slalu mendengar kejahatan telah tejadi di suatu tempat.. Kenapa slalu terjadi kejahatan? Mungkin krn kita terlahir sbagai se orang berdosa.. Nah di sinilah agama berfungsi mengurangi tingkat kejahatan tersebut. Kejahatan terjadi berdasarkan unsur2 kemanusiaan, artinya kejahatan yg dilakukan seseorang diluar apa yg di ajarkan oleh Tuhan dan agamanya.. Tp saya mohon jangan ada yg mengatakan smua agama begini..<br />
Agama islam salah satunya.. Di dalam agama islam justru mengajarkan berbuat kejahatan yg menurut kita manusia tp bukan kejahatan menurut agama ini dan bahkan di perbolehkan (HALAL)..<br />
Salah satu kejahatan paling keji menurut kita manusia adalah membunuh.. Didalam agama islam justru di halalkan membunuh manusia yg telah melawan dan menentang islam. Mereka tdk segan2 menghabisi org yg menentang mereka.. Pertanyaannya bagai mana mungkin agama ini menghalalkan darah org yg menentang mereka..? Pantaskah mereka membunuh sesamanya manusia..? Kenapa mereka sampai tega melakukan hal ini.? Seekor harimau pun tdk akan tega membunuh sesamanya harimau.. Tp kenapa islam lebih rendah di banding binatang..?<br />
Sebesar apapun kesalahan seseorang, kita sbagai manusia tdk akan pernah punya hak utk membunuh seseorang itu krn kita jg sama seperti dia adalah ciptaan Tuhan, walaupun dlm kenyataanya banyak jg yg menghabisi nyawa seseorang krn emosi.. Sampai saat ini slain agama islam, saya belum pernah mendengar ada ajaran agama yg mengajarkan membunuh, bahkan agama sesat skali pun.. Bukankah jika agama islam mengajarkan membunuh, agama ini lebih rendah di banding agama sesat..? Ada yg sudah nonton saat pelaku terorist boom di bali yg menhabisi ratusan nyawa org, di sidang di pengadilan..? Mau tau apa reaksi pelaku boom ini..? Dia dgn bangganya berteriak di hadapan smua org &#8220;AULOH HU AKBAR..! AULOH HU AKBAR..!&#8221; Kenapa pelaku ini berteriak begitu dgn bangganya? Itu krn dia merasa telah melakukan hal yg baik yg telah di ajarkan agamanya..</p>
<p>Source : http://islam.nab.su/artikel11.html</p></blockquote>
<p><strong>Umat non muslim selalu beranggapan kalau agama Islam adalah agama yg kejam, yang menghalalkan darah orang kafir. Sebenarnya anggapan tsb sangat2 tdk benar dan merupakan fitnah belaka.</strong></p>
<p><strong>Mungkin inilah dasar mengapa org non musliim tsb beranggapan demikian (terutama surat At Taubah:</strong></p>
<p><span style="color:blue;"><span id="more-27"></span>Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah bersama orang-orang yang bertaqwa. (At Taubah-123)</span></p>
<p>Orang-orang yang beriman berperang di jalan Allah, dan orang-orang yang kafir berperang di jalan thaghut, sebab itu perangilah kawan-kawan syaitan itu, karena sesungguhnya tipu daya syaitan itu adalah lemah. (An Nisaa’-76)</p>
<p><strong>Surat At-Taubah mengandung pernyatan pembatalan perjanjian damai pleh Nabi Muhammad s.a.w. dengan kaum musyrikin, karena mereka tidak memenuhi syarat-syarat perjanjian damai pada perjanjian Hudaibiyyah.<br />
Al-Hudaibiyah, suatu tempat yang terletak dekat Makkah di jalan ke Madinah. Pada tempat itu Nabi Muhammad SAW mengadakan perjanjian gencatan senjata dengan kaum musyrikin dalam masa 10 tahun.</strong></p>
<p><span style="color:blue;">kecuali orang-orang musyrikin yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) dan mereka tidak mengurangi sesuatu pun (dari isi perjanjian)mu dan tidak (pula) mereka membantu seseorang yang memusuhi kamu, maka terhadap mereka itu penuhilah janjinya sampai batas waktunya. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaqwa.(At Taubah-4) </span></p>
<p><span style="color:blue;">Bagaimana bisa ada perjanjian (aman) dari sisi Allah dan RasulNya dengan orang-orang musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian (dengan mereka) di dekat Masjidil haraam? maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus (pula) terhadap mereka. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertakwa. (At Taubah-7)</span></p>
<p><strong>Perku diketahui perintah dalam ayt tsb muncul dikarenakan orang2 kafir melanggar perjanjian dgn Umat Muslim dan juga Umat Muslim diperangi terlebih dahulu, umat muslim tidak akan menyerang orang2 kafir tsb jikalau org2 tsb tdk menghasut dan menghina umat Muslim</strong></p>
<p><span style="color:blue;">Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.<br />
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikanlah balasan bagi orang-orang kafir.<br />
Kemudian jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.<br />
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. (Al Baqarah (190-193)</span></p>
<p><em>Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa ayat ini turun berkenaan dengan &#8220;perdamaian di Hudaibiah&#8221;, yaitu ketika Rasulullah SAW dicegat oleh kaum Quraisy untuk memasuki Baitullah. Adapun isi perdamaian tersebut antara lain agar kaum Muslimin menunaikan umrahnya pada tahun berikutnya. Ketika Rasulullah SAW beserta shahabatnya memeprsiapkan diri untuk melaksanakan umrah tersebut sesuai dengan perjanjian, para shahabat khawatir kalau-kalau orang-orang Quraisy tidak menepati janjinya, bahkan memerangi dan menghalangi mereka masuk di Masjidil Haram, padahal kaum Muslimin enggan berperang pada bulan haram. Turunnya &#8220;Waqatilu fi sabilillahil ladzina (S. 2: 190) sampai (S. 2: 193)&#8221; membenarkan berperang untuk membalas serangan musuh.<br />
(Diriwayatkan oleh al-Wahidi dari al-Kalbi, dari Abi Shaleh yang bersumber dari Ibnu Abbas.)</em></p>
<p><strong>Dan sebelumnya Umat muslim sendiri merasakan ragu atas memerangi orang kafir yg memusuhi umat muslim dikarenakan bbrpa larangan Allah untuk membunuh sesama manusia seperti yg tercantum dalam salah satu ayat dalam larangan membunuh brkt ini:</strong></p>
<p><span style="color:blue;">Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.<br />
Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (An Nisaa’:29-30)</span><br />
<em>Larangan membunuh diri sendiri mencakup juga larangan membunuh orang lain, sebab membunuh orang lain berarti membunuh diri sendiri, karena umat merupakan suatu kesatuan. </em><br />
<strong>Jd dr bbrpa penjelasan di atas dpt disimpulkan bahwa:<br />
1.membunuh adalah dosar besar dan hukumannya adalah Neraka.<br />
2.Janganlah memerangi orang kafir apabila orang kafir tsb tdk memerangi umat muslim trlbh dahulu.</strong></p>
<p><strong><span style="color:blue;">anggapan jihad bagi non muslim selama ini adalah hanya membunuh kafir adalah salah!!<br />
Karena jihad dalam islam tdk berarti memerangi org kafir tp bs jg berarti</span></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<ol>
<li><strong><span style="color:blue;">berperang untuk menegakkan Islam dan melindungi orang-orang Islam; </span></strong></li>
<li><strong><span style="color:blue;"> memerangi hawa nafsu; </span></strong></li>
<li><strong><span style="color:blue;"> mendermakan harta benda untuk kebaikan Islam dan umat Islam; </span></strong></li>
<li><strong><span style="color:blue;"> Memberantas yang batil dan menegakkan yang hak.</span></strong></li>
</ol>
<p><strong><span style="color:blue;">Wassalam.<br />
</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=27&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/jawaban-atas-kejahatan-yang-halal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Istri-istri Rasululloh SAW</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/istri-istri-rasululloh-saw/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/istri-istri-rasululloh-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 03:02:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Hujatan Kepada Nabi Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[oleh: tQkai 1. SITI KHADIJAH: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=24&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh:<strong> tQkai</strong></p>
<p><strong>1. SITI KHADIJAH</strong>: Nabi mengawini Khadijah ketika Nabi masih berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah berumur 40 tahun. Khadijah sebelumnya sudah menikah 2 kali sebelum menikah dengan Nabi SAW. Suami pertama Khadijah adalah Aby Haleh Al Tamimy dan suami keduanya adalah Oteaq Almakzomy, keduanya sudah meninggal sehingga menyebabkan Khadijah menjadi janda. Lima belas tahun setelah menikah dengan Khadijah, Nabi Muhammad SAW pun diangkat menjadi Nabi, yaitu pada umur 40 tahun. Khadijah meninggal pada tahun 621 A.D, dimana tahun itu bertepatan dengan Mi’raj nya Nabi Muhammad SAW ke Surga. Nabi SAW sangatlah mencintai Khadijah. Sehingga hanya setelah sepeninggalnya Khadijah lah Nabi SAW baru mau menikahi wanita lain.</p>
<p><strong>2. SAWDA BINT ZAM’A</strong>: Suami pertamanya adalah Al Sakran Ibn Omro Ibn Abed Shamz, yang meninggal beberapa hari setelah kembali dari Ethiophia. Umur Sawda Bint Zam’a sudah 65 tahun, tua, miskin dan tidak ada yang mengurusinya. Inilah sebabnya kenapa Nabi SAW menikahinya.</p>
<p><strong>3. AISHA SIDDIQA</strong>: Seorang perempuan bernama Kholeah Bint Hakeem menyarankan agar Nabi SAW mengawini Aisha, putri dari Aby Bakrs, dengan tujuan agar mendekatkan hubungan dengan keluarga Aby Bakr. Waktu itu Aishah sudah bertunangan dengan Jober Ibn Al Moteam Ibn Oday, yang pada saat itu adalah seorang Non-Muslim. Orang-orang di Makkah tidaklah keberatan dengan perkimpoian Aishah, karena walaupun masih muda, tapi sudah cukup dewasa untuk mengerti tentang tanggung jawab didalam sebuah perkimpoian. Nabi Muhammad SAW bertunangan dulu selama 2 tahun dengan Aishah sebelum kemudian mengawininya. Dan bapaknya Aishah, Abu Bakr pun kemudian menjadi khalifah pertama setelah Nabi SAW meninggal.<span id="more-24"></span><br />
<strong><br />
4. HAFSAH BINT UMAR</strong>: Hafsah adalah putri dari Umar, khalifah ke dua. Pada mulanya, Umar meminta Usman mengawini anaknya, Hafsah. Tapi Usman menolak karena istrinya baru saja meninggal dan dia belum mau kimpoi lagi. Umar pun pergi menemui Abu Bakar yang juga menolak untuk mengawini Hafsah. Akhirnya Umar pun mengadu kepada nabi bahwa Usman dan Abu Bakar tidak mau menikahi anaknya. Nabi SAW pun berkata pada Umar bahwa anaknya akan menikah demikian juga Usman akan kimpoi lagi. Akhirnya, Usman mengawini putri Nabi SAW yiatu Umi Kaltsum, dan Hafsah sendiri kimpoi dengan Nabi SAW. Hal ini membuat Usman dan Umar gembira.<br />
<strong><br />
5. ZAINAB BINT KHUZAYMA</strong>: Suaminya meninggal pada perang UHUD, meninggalkan dia yang miskin dengan beberapa orang anak. Dia sudah tua ketika nabi SAW mengawininya. Dia meninggal 3 bulan setelah perkimpoian yaitu pada tahun 625 A.D.<br />
<strong><br />
6. SALAMA BINT UMAYYA</strong>: Suaminya, Abud Allah Abud Al Assad Ibn Al Mogherab, meninggal dunia, sehingga meninggalkan dia dan anak-anaknya dalam keadaan miskin. Dia saat itu berumur 65 tahun. Abu Bakar dan beberapa sahabat lainnya meminta dia mengawini nya, tapi karena sangat cintanya dia pada suaminya, dia menolak. Baru setelah Nabi Muhammad SAW mengawininya dan merawat anak-anaknya, dia bersedia.<br />
<strong><br />
7. ZAYNAB BINT JAHSH</strong>: Dia adalah putri Bibinya Nabi Muhammad SAW, Umamah binti Abdul Muthalib. Pada awalnya Nabi Muhammad SAW sudah mengatur agar Zaynab mengawini Zayed Ibn Hereathah Al Kalby. Tapi perkimpoian ini kandas ndak lama, dan Nabi menerima wahyu bahwa jika mereka bercerai nabi mesti mengawini Zaynab (surat 33:37).<br />
<strong><br />
8. JUAYRIYA BINT AL-HARITH</strong>: Suami pertamanya adalah Masafeah Ibn Safuan. Nabi Muhammad SAW menghendaki agar kelompok dari Juayreah (Bani Al Mostalaq) masuk Islam. Juayreah menjadi tahanan ketika Islam menang pada perang Al-Mustalaq (Battle of Al-Mustalaq). Bapak Juayreyah datang pada Nabi SAW dan memberikan uang sebagai penebus anaknya, Juayreyah. Nabi SAW pun meminta sang Bapak agar membiarkan Juayreayah untuk memilih. Ketika diberi hak untuk memilih, Juayreyah menyatakan ingin masuk islam dan menyatakan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang terakhir. Akhirnya Nabi pun mengawininya, dan Bani Almustalaq pun masuk islam.<br />
<strong><br />
9. SAFIYYA BINT HUYAYY</strong>: Dia adalah dari kelompok Jahudi Bani Nadir. Dia sudah menikah dua kali sebelumnya, dan kemudian menikahi Nabi SAW. Cerita nya cukup menarik, mungkin Insya Allah disampaikan terpisah.<br />
<strong><br />
10. UMMU HABIBA BINT SUFYAN</strong>: Suami pertamanya adalah Aubed Allah Jahish. Dia adalah anak dari Bibi Rasulullah SAW. Aubed Allah meninggak di Ethiopia. Raja Ethiopia pun mengatur perkimpoian dengan Nabi SAW. Dia sebenarnya menikah dengan nabi SAW pada 1 AH, tapi baru pada 7 A.H pindah dan tinggal bersama Nabi SAW di Madina, ketika nabi 60 tahun dan dia 35 tahun.<br />
<strong><br />
11. MAYMUNA BINT AL-HARITH</strong>: Dia masih berumur 36 tahun ketika menikah dengan Nabi Muhammad SAW yang sudah 60 tahun. Suami pertamanya adalah Abu Rahma Ibn Abed Alzey. Ketika Nabi SAW membuka Makkah di tahun 630 A.D, dia datang menemui Nabi SAW, masuk Islam dan meminta agar Rasullullah mengawininya. Akibatnya, banyaklah orang Makkah merasa terdorong untuk merima Islam dan nabi SAW.<br />
<strong><br />
12. MARIA AL-QABTIYYA</strong>: Dia awalnya adalah orang yang membantu menangani permasalahan dirumah Rasullullah yang dikirim oleh Raja Mesir. Dia sempat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ibrahim. Ibrahim akhirnya meninggal pada umur 18 bulan. Tiga tahun setelah menikah, Nabi SAW meninggal dunia, dan Maria (thx buat Joan) akhirnya meninggal 5 tahun kemudian, tahun 16 A.H. Waktu itu, Umar bin Khatab yang menjadi Iman sholat Jenazahnya, dan kemudian dimakamkan di Al-Baqi.</p>
<p>Kalau sudah tahu begini dan kalau memang dikatakan mau mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW, kira-kira masih minat dan berani nggak ya kaum Adam untuk ber-istri lebih dari 1?</p>
<p>Wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=24&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/istri-istri-rasululloh-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Muslim tidak Menyembah Hajar Aswad (batu hitam)</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/muslim-tidak-menyembah-hajar-aswad-batu-hitam/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/muslim-tidak-menyembah-hajar-aswad-batu-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 03:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Soal Ka'bah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[oleh: tQkai al-islahonline.com : Dalam berbagai kesempatan umat kristen bilang bahwa umat Islam adalah umat penyembah batu. Mereka beranggapan demikian karena setiap hari umat Islam sholat selalu menghadap ka’bah yang dibagiannya ada Hajar Aswadnya. Ummat Islam dalam sholat menghadap ka&#8217;bah (batu) dan dalam thowaf keliling batu bukanlah berarti ummat islam menyembah batu. Mereka melakukan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=22&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh: <strong>tQkai</strong></p>
<p>al-islahonline.com : Dalam berbagai kesempatan umat kristen bilang bahwa umat Islam adalah umat penyembah batu. Mereka beranggapan demikian karena setiap hari umat Islam sholat selalu menghadap ka’bah yang dibagiannya ada Hajar Aswadnya.</p>
<p>Ummat Islam dalam sholat menghadap ka&#8217;bah (batu) dan dalam thowaf keliling batu bukanlah berarti ummat islam menyembah batu. Mereka melakukan ini karena itu adalah diperintahkan oleh Tuhannya supaya dalam sholat dan thowaf untuk menghadap batu dan keliling batu.</p>
<p>Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai.</p>
<p>Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan. [Terjemahan Qur’an Al Baqarah (2):144].</p>
<p><span id="more-22"></span>Jadi intinya bukan menyembah batu tapi inti dari ajaran itu ialah ketundukan kepada Tuhan mereka. Pengakuan bahwa Allah itu Tuhan mereka. Analoginya begini, misalkan anda disuruh oleh orang tua anda untuk mencium komputer di depan anda lalu anda menuruti, lalu apakah ini berarti anda menyembah komputer ? Tentu orang yg berfikiran jenih mengatakan tidak. Anda melakukan itu karena wujud taat dan tunduk kepada peintah orang tua, sebagai wujud bakti anda sebagai anak kepada orang tua. Nah begitulah ummat islam dalam melakukan sholat dan thowaf kenapa mereka menghadap batu dan mencium batu.Itu karena wujud ketaatan kepada Allah, Tuhan mereka memerintahkan dalam ajaran Nya supaya melakukan demikian. Mereka tidak menganggap batu itu istimewa, bahkan dalam Hadis Bukhori (Referensi ummat islam yg kedua setelah Al Qur&#8217;an), Ummar bin Khatab pun berkata:</p>
<p>Diriwayatkan oleh &#8216;Abis bin Rabia:</p>
<p>Saidina Umar bin al-Khattab r.a pernah mengecup Hajarul Aswad. Kemudian dia berkata: Demi Allah! Aku tahu kamu hanyalah sekedar batu yang tidak dapat memudharatkan dan tidak dapat memberi manfaat siapapun.. Sekiranya aku tidak melihat sendiri Rasulullah s.a.w mengucupmu, pasti aku tidak akan mengucupmu.&#8221; (Sahih Bukhari juz 2 no 667).</p>
<p>Kalau anda membaca sejarah tentang peradaban islam, maka anda akan jumpai bahwa dulu batu hitam itu pernah dicuri oleh seseorang (artinya ka&#8217;bah pernah tidak ada hajar aswad di dalamnya). Tetapi apakah setelah hilangnya batu itu ummat Islam lantas tidah sholat karena hadapannya tidak ada ? Kalau ummat Islam sholat karena landasan harus menghadap batu itu, niscaya mereka sudah tidak pada sholat lagi sebab batunya telah hilang, atau kalupun sholat menghadapnya mungkin ke si pencuri batu itu. Tetapi ternyata tidak. Ummat islam tetap sholat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak sebab esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap batu dan menyembah batu.</p>
<p>Kemudian dalan sejarah islam pun dijelaskan bahwa setelah batu hitam itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan disana sini, bahkan volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yg ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yg asli dengan yg imitasi. Tetapi anda lihat, apakah ummat islam heboh karena itu ? Jawabnya: Tidak pernah!. Sebab Tuhan mereka bukanlah batu tetapi Allah. Batu boleh rusak dan hilang tetapi Allah (Tuhan mereka) tetap ada. Berbeda sekali dengan ummat agama lain yg menganut paganisme.</p>
<p>Mereka melakukan itu bukan atas dasar perintah Tuhan tetapi apa kata nenek moyang mereka, apa kata tetua-tetua mereka dan apa kata leluhur mereka. Tidak ada dasar yg langsung di dasari dari ketentuan Kitabnya (yg merupakan kumpulan perintah-perintah Tuhan). Ini bisa anda lihat dalam berbagai literatur tentang filsafat agama dan perbandingan agama. Tiga agama yg memiliki kitab suci yang berisi perkataan &#8211; perkataan Langsung Tuhan, yaitu Islam, Kristen dan Yahudi.</p>
<p>Selebihnya agama yg lain hanya didasari oleh filsafat orang-orang terdahulu dan nenek moyang mereka. Jadi inilah perbedaannya antara ibadah ritual ummat Islam yg menghadap batu dengan ibadah ritual ummat lain yg juga menghadap batu. Dalam agama lain, batu itu dianggap seperti Dewa/Tuhan, sesuatu yg diagungkan dan dipuja-puja, sedangkan ummat islam memandang batu itu hanyalah sebagai alat untuk mewujudkan kebaktian kepada Tuhan yang sebenarnya. Sebetulnya pengertian berhala di sini tidak hanya batu saja, tetapilebih luas. Berhala bisa berarti ideologi, bisa berarti materi/uang, bisa berarti manusia, bisa berarti yg lain-lain selain Tuhan alam Semesta.</p>
<p>Setiap kegiatan yg tidak didasari oleh ketundukan kepada ketentuan Tuhan dan perintah-perintah Tuhan (Allah), maka berartiseorang muslim bisa terjebak dalam penyembahan &#8220;berhala&#8221;. Seperti seorang muslim yg lebih menggandrungi dan memuja artis tertentu sampai-sampai tidak sholat karena ada acara konser, maka bisa dikatakan orang itu telah menyembah (telah tunduk) kepada &#8220;berhala&#8221; (ketundukan ia dan ketakutan ia kepada Tuhannya telah terkalahkan oleh seorang artis). Begitu juga bila seseorang telah tunduk dan sujud kepada batu (batu tsb dianggap mempunyai kekuatan gaib dan kemudian dipuja-puja) atau bila seseorang telah tunduk dan sujud kepada matahari (menganggap matahari itu sebagai pemberi rezki) ataupun kepada sapi (menganggap bahwa sapi itu titisan dewa dll lalu disembah dan diagung-agungkan) maka semua itu adalah penyembahan terhadap &#8220;berhala&#8221;.</p>
<p>Jadi anda harus bisa membedakan mana yg benar-benar memuja benda/hewan/tumbuhan sebagai Tuhan dan mana yg melakukan sujud menghadap batu hanya sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan yg sebenarnya. Rasulullah sendiri pernah menunjuk Hajar Aswad dengan tongkat Beliau:</p>
<p>Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:</p>
<p>Nabi mengerjakan Tawaf mengelilingi Ka’bah dengan menunggang seekor unta pada ibadah haji terakhir dan menyentuh hajar aswad dengan tongkatnya. (Sahih Bukhari juz 2 no 677).</p>
<p>Dengan demikian nyatalah bahwa Hajar Aswad itu hanyalah batu yang tidak dapat mendatangkan celaka atau tidak dapat mendatangkan untung kecuali dengan ijin Allah swt.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=22&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/muslim-tidak-menyembah-hajar-aswad-batu-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Agama Sebelum Rasulullah Diutus</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/agama-sebelum-rasulullah-diutus/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/agama-sebelum-rasulullah-diutus/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 02:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Hujatan Kepada Nabi Muhammad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[oleh: tQkai al-islahonline.com : Ayah nabi Muhammad SAW adalah Abdullah, artinya Hamba Allah. Siapakah Allah yang dimaksud ? Bukankan sebelum Nabi diutus, bangsa Arab belum mengenal Islam ? Nabi Muhammad SAW juga berdo&#8217;a di Gua Hira&#8217;. Berdo&#8217;a kepada siapakah beliau ? Apa agama nabi Muhammad SAW sebelum beliau diangkat menjadi Rasul ? Orang Arab sesungguhnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=20&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh: <strong>tQkai</strong></p>
<p>al-islahonline.com : Ayah nabi Muhammad SAW adalah Abdullah, artinya Hamba Allah. Siapakah Allah yang dimaksud ? Bukankan sebelum Nabi diutus, bangsa Arab belum mengenal Islam ? Nabi Muhammad SAW juga berdo&#8217;a di Gua Hira&#8217;. Berdo&#8217;a kepada siapakah beliau ? Apa agama nabi Muhammad SAW sebelum beliau diangkat menjadi Rasul ?</p>
<p>Orang Arab sesungguhnya telah mengenal Allah SWT jauh sebelum kelahiran nabi Muhammad SAW. Sebab Al-Quran sendiri yang menegaskan bahwa musyrikin Arab itu kenal betul bahwa tuhan mereka adalah Allah SWT. Dalam salah satu ayat Al-Quran digambarkan bagaimana pengakuan orang Arab jahiyah terhadap keberadaan Allah SWT.</p>
<p>Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka, &#8220;Siapakah yang menjadikan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan?&#8221; Tentu mereka akan menjawab, &#8220;Allah&#8221;, maka betapakah mereka (dapat) dipalingkan (dari jalan yang benar). (QS Al-Ankabut: 61)</p>
<p>Dan sesungguhnya jika kamu menanyakan kepada mereka, &#8220;Siapakah yang menurunkan air dari langit lalu menghidupkan dengan air itu bumi sesudah matinya?&#8221; Tentu mereka akan menjawab, &#8220;Allah.&#8221; Katakanlah, &#8220;Segala puji bagi Allah&#8221;, tetapi kebanyakan mereka tidak memahami (nya). (QS Al-Ankabut: 23)<br />
Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka, &#8220;Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?&#8221; Tentu mereka akan menjawab, &#8220;Allah.&#8221; Katakanlah, &#8220;Segala puji bagi Allah&#8221;; tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (QS Luqman: 25)</p>
<p><span id="more-20"></span>Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka, &#8220;Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?&#8221;, niscaya mereka menjawab, &#8220;Allah.&#8221; Katakanlah, &#8220;Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah, jika Allah hendak mendatangkan kemudaratan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudaratan itu, atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya? Katakanlah, &#8220;Cukuplah Allah bagiku.&#8221; Kepada-Nya lah bertawakal orang-orang yang berserah diri. (QS Az-Zumar: 38)</p>
<p>Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka, &#8220;Siapakah yang menciptakan mereka,&#8221; niscaya mereka menjawab, &#8220;Allah&#8221;, maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)? (QS Az-Zukhruf: 87)</p>
<p>Dari lima ayat Al-Quran di atas yang menceritakan keyakinan orang Arab musyrikin jahilyah, kita tahu bahwa mereka ternyata punya keyakinan tentang keberadaan Allah SWT. Bahkan bukan sekedar yakin atas keberadaan-Nya, mereka pun mengakui bahwa yang menciptakan langit dan bumi, memberikan rizki, menurunkan hujan, menundukkan matahari dan bulan adalah Allah SWT.</p>
<p>Lalu apa tugas nabi Muhammad SAW jika demikian?</p>
<p>Tugas beliau bukan mengenalkan keberadaan Allah SWT, sebab mereka sudah kenal Allah. Tigas beliau juga bukan untuk menerangkan bahwa Allah SWT adalah tuhan yang menciptakan langit dan bumi, sebab mereka sudah tahu. Tugas beliau adalah memastikan bahwa ketika mereka hanya menyembah Allah SWT saja yang Esa, tanpa adanya tuhan-tuhan lainnya yang disembah bersama-Nya. Sehingga motto dakwah beliau adalah: LAA ILAAHA ILLALLAH, yaitu tidak ada tuhan yang patut disembah dengan haq kecuali hanya Allah saja.</p>
<p>Walhasil, agama yang dibawa nabi Muhammad SAW memang mewajibkan penghancuran semua berhala, juga menafikan semua undang-undang, sistem, agama, ideologi dan peraturan yang bersumber dari selain Allah SWT. Seorang tidak dikatakan muslim sebelum dia mengakui tidak ada tuhan selain Allah, dan tidak ada hukum selain hukum yang Allah turunkan.</p>
<p>Adapun kenalnya orang Arab jahiliyah terhadap nama Allah SWT, karena dahulu ada nabi Ibrahim dan puteranya Ismail alaihimassalam di negeri itu. Bahkan mereka masih setia datang berhaji setiap tahun keliling baitullah. Mereka memang menyebut Ka&#8217;bah dengan istilah baitullah (rumah Allah). Bedanya, cara manasik haji mereka sudah jauh menyimpang. Misalnya, mereka thawaf keliling ka&#8217;bah dengan bersiul dan bertepuk sambil telanjang tanpa busana.</p>
<p>Sembahyang mereka di sekitar Baitullah itu, lain tidak hanyalah siulan dan tepukan tangan. Maka rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. (QS. Al-Anfal: 35)</p>
<p>Dalam Gua Hira</p>
<p>Di dalam gua Hira, Rasulullah SAW memang bukan berdoa dalam arti seperti kita sekarang ini. Sebab beliau memang belum mendapatkan penjelasan langsung dari Allah SWT tentang sosok-Nya. Juga belum ada tata aturan dalam cara beribadah dan berdoa kepada-Nya.</p>
<p>Sehingga yang beliau lakukan bukan berdoa, melainkan menyepi untuk melakukan tahannus. Beliau tentu tidak berkomat-kamit mengangkat tangan ke langit. Namun yang berliau lakukan adalah merenung, berpikir, melakukan evaluasi, serta berdialog dengan diri sendiri. Hingga kemudian Allah SWT berkenan berbicara kepada-Nya lewat perantaraan malaikat Jibril &#8216;alaihissalam.</p>
<p>Namun perlu diketahui bahwa beliau sebagai orang Arab pun sudah tahu bahwa Allah SWT adalah tuhannya. Bahwa Allah SWT adalah tuhan yang menciptakan langit dan bumi, yang menurunkan hujan serta memberi rizki.</p>
<p>Kekurangan aqidah bangsa Arab jahiliyah ini bukan pada rububiyah-nya, melainkan pada uluhiyah-nya. Di mana mereka belum punya informasi apa pun tentang bagaimana bertauhid kepada Allah dan bagaimana cara beribadah kepada-Nya. Mereka baru sekedar tahu bahwa tuhan itu ada, namanya Allah dan Allah itu menciptakan mereka hingga memberi rizqi.</p>
<p>Kualitas mereka sedikit di bawah para ahli kitab (Yahudi dan Nasrani) yang sudah kenal Allah dan juga mengenal adanya kitab-kitab suci yang turun dari langit yang berisi tata cara ibadah dan juga syariah. Mereka juga mengenal sistem kenabian yang berujud manusia yang mendapatkan wahyu dari langit sebagai hukum yang harus diterapkan.</p>
<p>Namun kesalahan fatal para ahli kitab itu ketika mereka tidak mau mengakui bahwa Allah SWT menjadikan Muhammad SAW sebagai Nabi dan ingkar kepada Al-Quran sebagai kitab suci yang terakhir. Kesalahan ini kemudian diperparah dengan sikap ambivalen mereka terhadap agama Islam. Bahkan pada akhirnya mereka malah memerangi dan hendak membunuh Rasulullah SAW.</p>
<p>Maka semua keyakinan mereka sebelumnya tentang Allah, kitab suci, para nabi dan hukum-hukum syariat yang turun kepada mereka, menjadi tidak ada gunanya lagi. Oleh Al-Quran, para ahli kitab ini diberi status sebagai orang kafir, meski mereka percaya keberadaan Allah, para nabi dan kitab-kitab suci. Hal itu karena mereka tidak mau mengakui Muhammad SAW sebagai nabi dan Al-Quran sebagai kitab suci.</p>
<p>Hanyalah neraka tempat bagi mereka yang tidak menjadikan Allah sebagai satu-satunya tuhan dan tidak mengakui bahwa Muhammad adalah utusan Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=20&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/agama-sebelum-rasulullah-diutus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjawab Tuduhan Miring Terhadap Ka&#8217;bah</title>
		<link>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/menjawab-tuduhan-miring-terhadap-kabah/</link>
		<comments>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/menjawab-tuduhan-miring-terhadap-kabah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 02:56:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>moslemanswer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Menjawab Fitnah]]></category>
		<category><![CDATA[Soal Ka'bah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://moslemanswer.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[oleh: tQkai al-islahonline.com : Kalau ada seorang Muslim menyembah Ka&#8217;bah atau menjadikan Ka&#8217;bah sebagai sesembahannya, berarti Ia sudah murtad dan menjadi kafir. Di manapun, seorang Muslim harus menghadirkan Allah dalam hati sanubarinya. Forum Arimatea menggelar suatu forum dialog antara teolog Muslim dan Kristiani di Gedung Kampus STEKPI, Kalibata, Jakarta Selatan, 19 Maret lalu. Hadir sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=18&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>oleh: <strong>tQkai</strong></p>
<p>al-islahonline.com : Kalau ada seorang Muslim menyembah Ka&#8217;bah atau menjadikan Ka&#8217;bah sebagai sesembahannya, berarti Ia sudah murtad dan menjadi kafir. Di manapun, seorang Muslim harus menghadirkan Allah dalam hati sanubarinya.</p>
<p>Forum Arimatea menggelar suatu forum dialog antara teolog Muslim dan Kristiani di Gedung Kampus STEKPI, Kalibata, Jakarta Selatan, 19 Maret lalu. Hadir sebagai pembicara dalam orasi ilmiah dan dialog tersebut, antara lain: Habib Mohammad Rizieq Syihab, Lc, Ustadz Dr. Muslin Abdul Karim MA, dan Ustadz Solehan MC. Panitia penyelenggara mengatur tempat duduk peserta sedemikian rupa, di mana kelompok Nasrani duduk di bagian tengah, sedangkan kelompok Muslim ditempatkan pada sisi kiri dan kanan. Hal itu karena, mayoritas yang hadir kebanyakan dari kelompok Islam.</p>
<p><span id="more-18"></span>Yang menarik dari dialog tersebut adalah rasa kebersamaan kedua pemeluk agama (Islam-Kristen), di mana mereka sepakat untuk tidak mewarnai forum ini dengan sikap emosi atau sating menghujat satu sama lain. Peserta yang hadir, baik yang Muslim maupun Kristen / Katolik, sejak pagi hingga sore hari, duduk bersama, menjernihkan hati, akal dan pikiran untuk sama-sama mencari jalan kebenaran objektif, hakiki, dan sejati. Terlihat dari wajah yang hadir, antusiasme untuk saling mengkritisi pemahaman konsep ketuhanan dan ajaran kedua agama yang selama ini sering ditengarai menjadi salah satu pemicu konflik sosial di tataran grassroot penganut kedua agama.</p>
<p>Betapapun beberapa pertanyaan terdengar keras dilontarkan oleh beberapa peserta, baik Muslim maupun Kristen, terutama mengenai nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, suasana persaudaraan masih tetap terjaga. Melalui dialog, pembicara maupun peserta dapat menyampaikan argumentasinya, atas dasar pendapatnya sendiri maupun referensi dari sejumlah buku yang dibacanya. Inti dari dialog tersebut, adalah mengajak peserta untuk menyembah hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, yakni Allah, yang secara jelas tercaritum di dalam kitab suci ketiga agama: Yahudi, Nasrani dan Islam, serta tidak membuat tuhan-tuhan tandingan yang memiliki kedudukan yang sama dengan kcdudukan Allah dalam kehidupan ini.</p>
<p>Bukankah dalam Injil, Yesus berkata: &#8220;Hukum yang terutama ialah: Dengarkanlah hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu Esa.&#8221; (Injil Markus 12:29). Atau &#8220;Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budi.&#8221; (Matius 22:37). Sedangkan di dalam Al Quran jelas disebutkan, &#8220;Katakanlah: Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepadaNyasegalasesuatu&#8230;&#8221; (QS Al Ikhlas : 1-2)</p>
<p>Ka&#8217;bah = Berhala?<br />
Yang menarik dari dialog ini adalah rasa ingin tahu para teolog Kristen yang besar untuk bertanya atau sekedar menguji pembicara untuk menjelaskan hal-hal yang menurutnya sangat bertentangan dan tak logis menurut konsep ketuhanan umat Nasrani. Misalnya saja, mereka mempertanyakan, kenapa umat Islam menyembah Ka&#8217;bah? Bukankah menyembah Ka&#8217;bah sama dengan menyembah batu? Atau kenapa Islam disimbolkan dengan bulan sabit? Apakah ini bentuk paganisme (keberhalaan) terhadap kebendaan? Meski ruang kebebasan berpikir dan berpendapat dalam forum ini diberikan kelonggaran, namun para penanya dari umat Nasrani tetap merasa tidak enak hati. Itulah sebabnya, mereka lebih dulu mohon maaf, bila pertanyaan yang dilontarkan dapat menyinggung perasaan umat Islam yang hadir.</p>
<p>Beberapa pertanyaan kritis itu dijawab oleh Habib Rizieq Syihab dengan tenang. lugas, dan tentu dengan bahasayang santun. Soai pertanyaan, kenapa Ka&#8217;bah yang dibuat dari batu dijadikan kiblat kaum Muslim&#8221; sehingga muncul tuduhan seolah-olah umat Islam menyembah batu? HabifrRizieq menjelaskan, bahwa umat Islam, kapan dan di mana pun berada, terutama saat munajat kepada Allah, makaselama hati mereka ikhlas untuk mencari Allah, tentu mereka akan mendapatkan Allah. Yang jelas, Allah tidak pernah memerintahkan kepada umat Islam ujituk menyembah Ka&#8217;bah.</p>
<p>&#8220;Sekali lagi, Ka&#8217;bah yang terbuat dari batu satna sekali tidak disembah oleh umat Islam. Karena itu, kalau ada seorang Muslim menyembah Ka&#8217;bah dan menjadikan Ka&#8217;bah sebagai sesembahannya, demi Allah, si Muslim tadi sudah murtad, kafir, keluar dari agamanya (Islam). Karenanya sebagai Muslim, ia harus menghadirkan Allah dalam hati sanubarinya. Jadi, sekalipun menghadap Ka&#8217;bah, dia sesungguhnya hanya menyembah Allah semata, bukan kepada Ka&#8217;bah yang terbuat dari batu,&#8221; jelas Habib.</p>
<p>Tapi kenapa harus menghadap Ka&#8217;bah? Jawabnya sekali lagi, &#8220;karena Allah yang memerintahkan umat Islam untuk menghadap ke Ka&#8217;bah, Perludicatat, sebelum umatlslam menghadap ke Ka&#8217;bah, tidak kurang dari 16 bulan, umat Islam menghadap ke Al Baitul Maqdis, yaitu menghadap ke Masjidil Aqsa, yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW. Karena perintah Allah untuk menghadap Baitul Maqdis, umat Islam pun menghadap ke Baitul Maqdis. Tapi 16 bulan kemudian, umat Islam diperintahkan oleh Allah untuk berpindah arah, menghadap ke Ka&#8217;bah, Kenapa tidak ke tempat lainnya?</p>
<p>&#8220;Nah, inilah yang perlu diketahui,&#8221; kata Habib Rizieq, &#8220;bahwa di dalam sejarah umat manusia dan para nabi, Ka&#8217;bah yang ada saat ini dan yang disaksikan oleh umat manusia seluruh dunia, tidak lain adalah satu tempat yang dulu dibangun oleh Bapak para nabi, seorang manusia yang begitu muliadan dihormati oleh pelbagai umat beragama. Beliau adala&#8217;h Khaliluilah Ibrahim a.s. Nabi Ibrahim membangun Ka&#8217;bah, karena memang diperintahkan oleh Allah. Lalu, Ka&#8217;bah dilestarikan oleh putranya Ismail a.s hingga ke zaman Nabi Muhammad SAW, Pada saat Nabi Ibrahim, Ka&#8217;bah merupakan suatu tempat yang suci, bersih dari kemusyrikan.&#8221;</p>
<p>&#8220;Begitu roda sejarah berputar,&#8221; lanjut Habib Rizieq, &#8220;kemudian muncullah orang yang menyimpangkan ajaran Nabi Ibrahim yang hanif. Akhirnya mereka meletakkan berhala-berhala di sekitar Ka&#8217;bah. SampSi tiba masanya.Jahirlah Muhammad SAW sebagai keturunan dari Ismail as, untuk mengemban tugas dari Allah: membersihkan Ka&#8217;bah dari segala berhala dan kemusyrikan. Apa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW membawa hasil yang menggembirakan, di mana seluruh berhala, baikyang ada di dalam Ka&#8217;bah maupun di luar Ka&#8217;bah, bahkan yang ada di seluruh kota suci Makkah, berhasil dihancurkan. Sampai kemudian, Ka&#8217;bah kembali pada kesuciannya dari kemusyrikan, sebagaimana permulaan Ka&#8217;bah dibangun oleh Nabi Ibrahim a.s.&#8221;</p>
<p>&#8220;Yang ingin saya tekankan, kenapa harus Ka&#8217;bah yang dipilih? Karena Ka&#8217;bah memiliki nilai historis yang luar biasa, yakni nilai historis seorang Bapak para Nabi, Ibrahim a.s yang diakui kenabiannya, kerasulannya, keutamaannya, dan keistimewaanya, baik oleh umat Yahudi maupun umat Nasrani, terlebih oleh umat Islam itu sendiri. Jadi, kenapa Ka&#8217;bah yang dipilih. Itu tak lain, karena keta&#8217;ziman wa taqriman, yaitu sebagai penghormatan yang diberikan oleh Allah SWT, terhadap hasil kerja Nabi Ibrahim dengan kedua tangan sucinya, juga dari hasil kerja Nabi Ismail yang menjaga dan melestarikan Ka&#8217;bah. Dan Allah menginginkan agar Ka&#8217;bah tetap suci, dan tetap bersih dari kemusyrikan sampai hari kiamat nanti.&#8221;</p>
<p>Jawaban tak kalah penting tentang kenapa umat Islam diperintahkan untuk menghadap Ka&#8217;bah? Menurut Ketua Front Pembela Islam ini, &#8220;Itu, agar umat Islam setiap harinya, dan setiap detik hidupnya terus memperhatikan kelestarian Ka&#8217;bah. Tegasnya, segala waktunya, tenaga dan kemampuannya dicurahkan untuk menjaga Ka&#8217;bah, sehingga tidak lagi dikotori, dan dicampuri oleh kebatilan dan kemusyrikan. Alhamdulillah 15 abad berlalu, dari zaman Nabi Muhammad SAW, sampai saat ini, tak satu pun tangan kotor yang mengisi Ka&#8217;bah dan kota Makkah dengan berhala.&#8221;</p>
<p>Andai Ka&#8217;bah bukan menjadi Kiblat umat Islam, apa yang terjadi? Bisa Jadi umat Islam akan kurang pengorbanan dan perhatiannya terhadap Ka&#8217;bah. &#8220;Saya bisa buktikan, dulu saat Baitul Maqdis menjadi kiblat umat Islam, maka keberadaannya selalu diperhatikan, dijaga dan dipelihara. Tapi manakala Baitul Maqdis, sudah tidak menjadi kiblat umat Islam, kenyataaan yang terjadi, perhatian umat Islam terhadap Baitul Maqdis sudah mulai berkurang. Hingga Baitul Maqdis dikuasai oleh orang lain, orang Islam sepertinya tidak punya perhatian dalam menyatukan potensi dan kekuatannya untuk membebaskan Baitul Maqdis dari intimidasi dan terror yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam,&#8221;papar Habib.</p>
<p>Bulan Sabit = Paganisme?<br />
Salah satu hikmah yang bisa dipetik, kenapa umat Islam menyembah Ka&#8217;bah adalah adanya sarana edukasi luar biasa dari Allah, di mana umat Islam diajarkan untuk menyatukan visi dan misi, serta langkah perjuangan untuk menegakkan kalimat Allah setiap saat. Dalam langkah itulah, ada satu tujuan yang sama, yakni: mencari keridhaan Allah semata. Ibadah haji yang dilakukan umat Islam dengan mengelilingi Ka&#8217;bah, bukan dimaksudkan untuk menyembah Ka&#8217;bah, tapi sebagai isyarat kepada hamba-Nya, bahwa apa pun suku dan bangsanya, kedudukan dan jabatannya, umat Islam dididik untuk rela menanggalkan pakaian dan perbedaan di antara mereka, juga menanggalkan pertikaian dan permusuhan di antara sesamanya. Intinya, mereka menuju titikyang sama, yakni keridhaan Allah. Maka tidak pernah ada ritual dalam Islam yang mengajarkan umatnya untuk menyembah Kab&#8217;ah.</p>
<p>Adapun yang berkaitan dengan bulan Sabit, Islam seolah mengelu-elukan bulan, dan terkontaminasi dengan faham mereka yang menyembah bulan. Habib Rizieq menjelaskan lebih jauh. Pada dasarnya Islam mengajarkan umatnya utuk memuliakan seluruh makhluk ciptaan Allah, apakah matahari, bulan, bumi ataupun bintang. Jadi tidak ada yang mewajibkan umat Islam menggunakan lambang berbentuk bulan. &#8220;Buktinya, anda bisa lihat sendiri, salah satu organisasi terbesar di Indonesia, seperti Muhammdiyah lambangnya tidak menggunakan bulan, tapi matahari. Begitu juga identitas FPl yang saya pimpin, tidak menggunakan bulan, tapi bintang dan tasbih. NU pun demikian, yang dipakarbukan bulan, tapi bumi dan bintang sembilan.&#8221;</p>
<p>Jadi tidak ada dalil yang mengkhususkan bahwa umat Islam selalu identik dengan bulan. Artinya, kalau ada masjid tanpa ada sentuhan bulan dan bintang pun tetap berfungsi sebagai masjid, &#8220;Islam sendiri, tidak terpaku dengan lambang-lambang ataupun simbol-simbol. Kalaupun diperlukan, itu hanya sebatas identitas diri, bukan tujuan untuk mengkultus, menyembah, apalagi sampai mengkontaminasi dengan pemikiran-pemikiran dan peng ajaran-pengajaran paganisme (keberhalaan).&#8221;</p>
<p>&#8220;Nah, kalau saja ada umat Islam menyembah bulan, demi Allah orang itu sudah mempersekutukan Allah dengan bulan. Itu artinya, orang itu sudah murtad, kafir dan keluar dari Islam,&#8221; tandas Habib tegas. (Amanah)</p>
<p>Wassalam.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/moslemanswer.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/moslemanswer.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=moslemanswer.wordpress.com&amp;blog=5788297&amp;post=18&amp;subd=moslemanswer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://moslemanswer.wordpress.com/2008/12/09/menjawab-tuduhan-miring-terhadap-kabah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">moslemanswer</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
